15 Negara Pelajari Keberhasilan PKH

0
397

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Program Keluarga Harapan (PKH) yang merupakan salah satu bentuk Conditional Cash Transfer (CCT) atau bantuan tunai bersyarat juga banyak diterapkan negara-negara lainnya.

PKH yang diterapkan oleh Kementerian Sosial RI dianggap oleh berbagai negara ampuh menekan angka kemiskinan. Tak heran jika 15 negara di tertarik untuk mempelajari program Kementerian Sosial ini.

1. Nigeria Pelajari PKH di Indonesia

Nigeria merupakan salah satu negara yang datang ke Indonesia guna mempelajari PKH. Nigeria mengirimkan 20 delegasinya ke kantor Kemensos guna mempelajari lebih dalam tentang PKH, Rabu (14/11).

Assistant project accountant Nigeria Cash Transfer Officer (NCTO), Adam Ibraheem Salisu mengungkapkan, kunjungan kerja itu bertujuan untuk mepelajari secara rinci tentang cara Kemensos menerapkan PKH tersebut.

“Keberhasilan Indonesia dalam menurunkan angka kemiskinan menarik kami untuk mempelajari bagaimana program ini berjalan,” lanjut Adam

Sebagai negara yang baru dua tahun menerapkan CCT Nigeria harus banyak belajar dari negara yang telah berhasil dalam penerapannya seperti, Indonesia, Brasil dan Kenya.

“Usia CCT kami baru dua tahun. Untuk itu, pemerintah kami mengirimkan sejumlah tim ke negara-negara yang mempunyai pengalaman menerapkan CCT seperti Indonesia,” ungkap Adam.

Adam menyampaikan penerapan PKH yang dijalankan oleh pemerintah Indonesia sangat sukses dan mempunyai banyak kelebihan seperti adanya tim yang sangat kuat dalam menjalankan program ini, dan adanya dukungan yang solid dari pemerintah.

“Kita akan memperbaiki kekurangan penerapan CCT setelah belajar dari Indonesia dan sejumlah Negara. Kelebihan yang dimiliki Indonesia akan coba dikolaborasikan dengan penerapan CCT di negara kami mengingat adanya perbedaan system, ” imbuhnya.

2. Kementerian Sosial Ajarkan Kunci Sukses PKH Atasi Kemiskinan

Direktur Jaminan Sosial Keluarga Direktorat Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos, Nur Pujianto menanggapi positif atas kunjungan kerja yang dilakukan delegasi Nigeria. “Kita jelaskan semua mengenai penerapan PKH kepada delegasi Nigeria,” ujarnya.

Nur Pujianto memberikan contoh salah satu keberhasilan PKH yaitu dengan adanya kontrol bimbingan yang ketat kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang dilakukan oleh pendamping PKH dan Peksos Supervisor.

“Dalam melakukan pengawasan dan bimbingan kepada KPM, kita lakukan secara berjenjang dan mereka bertanggung jawab langsung kepada Kementerian Sosial RI,” tegasnya.

Selain itu Nur Pujianto juga menerangkan bagaimana kerja PKH dan capaianya dalam menurunkan angka kemiskinan di Indonesia seperti pencairan dana PKH tahap III yang sudah mecapai 99,6 persen.

“Komitmen kami sangat kuat dalam mengentaskan kemiskinan, hal itu mendorong pemerintah meningkatkan anggaran PKH tahun depan,” Ucap Nur.

3. 15 Negara Pelajari PKH Kemensos

Sebelum delegasi Nigeria yang menyatakan niatnya mempelajari kesuksesan PKH mengatasi kemiskinan, sejumlah negara lain telah melakukannya. Negara-negara tersebut antara lain, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Myanmar, Fiji, Papua Nugini, Vietnam, Mongolia, Korea, Laos, Pakistan, Uzbekistan, dan Azerbaijan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here