Beberapa Fakta Stadion Taman BMW yang Akan Dibangun DKI Jakarta

0
542
Rancangan Stadion Internasional Jakarta yang dibuat oleh PT Pandega Desain Weharima selaku pemenang sayembara desain stadion tersebut. Stadion ini direncanakan akan dibangun Taman BMW (Bersih-Manusiawi-Berwibawa) Sunter, Jakarta Utara.(PT Pandega Desain Weharima) Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sandi Ingin Desain Stadion BMW Diubah karena Tak Kekinian", https://megapolitan.kompas.com/read/2017/10/19/18240931/sandi-ingin-desain-stadion-bmw-diubah-karena-tak-kekinian. Penulis : Nursita Sari

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Tampaknya cita-cita pendukung Jak Mania dan masyarakat Jakarta untuk segera memiliki stadion Internasional dalam waktu dekat masih harus tertunda.

Pasalnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menginginkan agar Stadion Taman BMW dibangun oleh BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) ditentang oleh DPRD DKI terutama oleh Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi yang menginginkan agar stadion Taman BMW cukup dibangun Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta.

Dalam perhitungan Jakpro, pembangunan stadion BMW membutuhkan dana Rp 4,5 triliun selama tiga tahun. Pembangunan stadion akan menggunakan dana PMD Pemprov DKI dan investor melalui skema public private partnership.

Berikut beberapa fakta tentang Stadion Taman BMW

1. Direncanakan Sejak Masa Fauzy Bowo

Rencana pembangunan stadion Taman BMW sudah mulai dibicarakan sejak Gubernur Fauzi Bowo. Fauzi Bowo merencanakan akan dibangun dengan berbagai fasilitas olahraga, seperti stadion sepak bola yang dilengkapi trek atletik di bagian dalamnya pada 2010. Target awal pembangunan ini selesai pada tahun 2012.

2. Jokowi dan Stadion Taman BMW

Saat Jokowi menjadi Gubernur DKI, ia pun melanjutkan rencana pembangunan Stadion Taman BMW tahun 2013.

“Tahun depan persiapan. Pokoknya mulai bangun tahun depanlah. Targetnya rampung dua tahun,” kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Senin (26/11/2012) seperti dilansir Kompas.

Dalam rancangan Jokowi, Stadion Taman Menteng akan berkapasitas 50 ribu penonton dengan dana mencapai 1,2 trilyun.

Tetapi akhirnya rencana tersebut juga gagal terwujud karena sejumlah alasan termasuk sengketa lahan.

3. Stadion Taman BMW menjadi Jakarta International Stadum (JIS)

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menginginkan agar stadion milik DKI Jakarta berkapasitas internasional. Pembangunan Stadion BMW akan menggunakan skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU). Tetapi rencana tersebut akhirnya terganjal oleh perbedaan pandangan dengan DPRD DKI Jakarta.

4. Alasan Gubernur DKI Anies Baswedan

Anies Baswedan mengingkan agar Stadion Taman BMW dibangun Jakpro karena menginginkan Stadion yang dibangun berkapasitas internasional.

Nantinya stadion tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan lain seperti panggung kesenian sampai festival. “Ini hanya bisa terjadi kalau B to B (business to business),” kata Anies Baswedan.

Menurut Anies, jika pembangunan diserahkan ke SKPD maka stadion yang ada hanya mirip dengan Gedung Olahraga.

“Kenapa saya menugaskan BUMD untuk melakukan? Satu, kita tidak ingin stadion ini seperti GOR, gelanggang olahraga yang maintanance-nya ala kadarnya yang pemanfaatannya itu-itu saja,” katanya di Balai Kota, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Anies punya dua contoh fasilitas olahraga kelas internasional yang dibangun Jakpro yaitu Equestrian Pulomas dan Velodrome yang mendapat pujian dunia.

5. Alasan Ketua DPRD DKI Edi Marsudi

Sementara itu, Ketua DPRD DKI Edi Marsudi beralasan, jika dibangun oleh Jakpro nantinya akan berorientasi bisnis.

“Kalau pembangunan stadion BMW di Jakpro, maka orientasinya komersial. Beda dengan SKPD, anggaran perawatan bisa langsung dibiayai APBD, sewa akan jauh lebih murah,” kata Prasetio.

Prasetio mengatakan dengan memberikan proyek itu ke SKPD, maka biaya pembangunan akan lebih murah. Selain itu, Pemprov DKI dan DPRD dapat langsung mengontrol pengeluaran untuk proyek yang memakan biaya sebesar Rp 4,3 triliun itu.

6. Protes Jakartamania #StadionJakartaHargaMati

Supporter klub sepak bola Persija, The Jakmania, membuat gerakan di media sosial #StadionJakartaHargaMati. Gerakan itu menentang pernyataan Prasetio. Mereka berharap Ketua DPRD Jakarta mendengar aspirasi masyarakat yang ingin sekali memiliki stadion.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here