Belajar Dari Wisata Halal Taiwan

0
121

Aktualita.co – Taiwan bisa disebut menjadi negara yang sangat serius menggarap potensi wisata halal. Tak heran, sat ini banyak jasa perjalanan di Indonesia yang membuat paket perjalanan Taiwan Moeslim Tour yang rata-rata menghabiskan 5-6 hari perjalanan.

Meskipun bukan kota muslim, Taiwan masuk dalam daftar tiga besar kota di dunia yang ramah kepada wisatawan muslim versi Mastercard.

Tak hanya itu, pariwisata kesehatan di Taiwan juga diarahkan untuk ramah muslim dengan rencana membangun rumah sakit bersertifikat halal untuk mendapatkan pasien muslim dari beberapa negara di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Lalu seperti apakah upaya Taiwan menggaet wisatawan Muslim asal Indonesia?

Dekati Warga Indonesia

Salah satu upaya pemerintah Taiwan adalah mendekati pendatang dari negara-negara muslim. Termasuk Indonesia.

Pemkot Taipei memfasilitasi acara halal bi halal para tenaga kerja Indonesia di Taman Daan beberapa waktu lalu, sebagai bagian dari upaya menarik minat wisatawan Indonesia.

Tak hanya itu, pemerintah Taiwan juga rutin mengadakan promosi wisata ke Indonesia serta mengundang influencer dan media ke Taiwan. Dan pada Juli 2019 lalu mereka meresmikan Pusat Informasi Pariwisata Taiwan di Jakarta.

Memperbanyak Petunjuk Ke Masjid

Upaya lain adalah memperbanyak petunjuk arah yang jelas menuju musala atau masjid di beberapa tempat strategis. Beberapa masjid besar di Taiwan diantaranya Masjid Raya Taipei, lalu ada Masjid Budaya Taipei, Masjid Longgang Zhongli, Masjid Taichung, Masjid Tainan, serta Masjid Kaohsiung.

Berdasarkan data, pada 2018 Kota Taipei menerima sekitar 210 ribu wisatawan dari Indonesia.

Hotel dan Restoran Halal di Taiwan

Beberapa hotel berbintang pun berlomba-lomba mendapatkan sertifikat halal dari asosiasi muslim setempat.

Di hotel itu, tersedia penunjuk arah kiblat untuk beribadah wisatawan muslim di dalam kamar. Di dalam kamar juga tidak disedikan minuman keras seperti bir, atau bahkan tidak ada gambar-gambar lukisan yang tak sesuai dengan umat muslim.

Restoran di hotel itu pun begitu. Pengelola hotel memberikan tanda merah pada setiap makanan yang mengandung olahan yang tak boleh dikonsumsi umat muslim.

Kepala Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taiwan (TETO) Jakarta, John Chen, mengklaim telah memiliki 200 hotel dan restoran yang memiliki sertifikat halal.

Pilihan menu halal juga disajikan pemerintah Taiwan dalam daftar sajian kereta api.

Manfaatkan Aplikasi Daring

Taiwan, juga memanfaatkan aplikasi daring bernama Halal Taiwan. Halal Taiwan menyediakan berbagai informasi terkait wisata halal di sana.

“Anda bisa menggunakan fitur Bahasa Indonesia untuk mencari restoran dan hotel dengan sertifikasi halal, bahkan mushola terdekat, kapanpun,” jelas Direktur Taiwan Visitors Association, Fanny Low.

Aplikasi tersebut dikembangkan seorang mahasiswa doktoral asal Indonesia yang tengah menimba ilmu di Taiwan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here