Catatan Penting Gagalnya Timnas Kalahkan Thailand di Piala AFF 2018

0
176

THAILAND, ANALISA INDONESIA – Stadion Rajamanggala, Bangkok, menjadi mimpi buruk bagi timnas Indonesia. Harapan tim Nasional Indonesia untuk Masuk ke Semifinal piala AFF semakin tipis setelah takluknya sang Garuda ditangan Gajah Putih (17/11).

Walau tipis, harapan itu harus dimaksimalkan Garuda Indonesia. Indonesia akan lolos dari lubang jarum fase grup.  Saat ini, Indonesia berada di posisi keempat klasemen Grup B Piala AFF 2018. Indonesia baru mengoleksi tiga poin dari tiga laga. Skuat Garuda menang atas timnas Timor Leste, kalah dari timnas Singapura dan timnas Thailand.

1. Skenario Lolosnya Timnas Indonesia di AFF 2018

Untuk lolos, Indonesia harus menang atas Filipina dengan selisih setidaknya 2 gol pada pertandingan pamungkas yang akan dilaksanakan di GBK. Sembari berharap Filipina dan Singapura kalah atas Thailand dengan margin lebih dari satu gol.

Jika hal tersebut terjadi, maka Indonesia, Filipina dan Singapura akan memiliki nilai sama yaitu enam poin. Dan berharap Indonesia bisa menang dari selisih gol.

2. Faktor kurangnya pengalaman penjaga gawang

Keputusan pelatih tim nasional Indonesia Bima Sakti menyebabkan resiko yang buruk bagi timnas Indonesia. Pada laga-laga sebelumnya posisi penjaga gawang dipercayakan oleh Bima Sakti kepada kiper senior Andritany Ardhiyasa mendadak digantikannya dengan kiper cadangan Awan Setho yang menyebabkan timnas Indonesia harus menelan kekalahan disebabkan oleh kesalahan Awan.

Pada laga uji coba saat berhadapan dengan Mauritus (9/9), Myanmar (10/10), dan Hongkong(16/11) yang lalu, Awan selalu dicadangkan oleh Bima Sakti. Kurangnya pengalaman dari Awan menyebabkan ia menjadi kurang siap sehingga banyak melakukan kesalahan-kesalahan yang fatal.

Dikarenakan Andritany bermain full dalam dua laga terakhir membuat Bima mengambil inisiatif untuk memilih Awan sebagai pemain utama.

“Pertimbangannya tentu karena dalam latihan dua hari terakhir cukup bagus,” ujar Bima

3. Pengalaman yang berharga bagi seluruh tim

Dengan Kekalahan yang dialami oleh timnas Indonesia 4-2 dari Thailand membuat Awan dan para pemain mendapatkan pengalaman yang sangat berharga, bahkan menjadikan pelatih Bima Sakti lebih matang lagi dalam mengambil setiap keputusan,
“Ini juga pengalaman yang bagus untuknya, saya juga akan lakukan evaluasi,” ungkap Bima Sakti.

4. Dukungan solid suporter

Atmosfer pertandingan Thailand vs Indonesia tadi malam (17/11) Membuat semua elemen menaruh perhatian kepada laga itu, terbukti bukan hanya dari supporter Indonesia saja yang antusias mendukung Garuda, Dari bomber andalan Thailand Adisak Kraison sampai dengan penduduk asli Thailand Prutthipong Surakiat jatuh cinta kepada Indonesia.

Kraison berharap timnas Indonesia yang mendampingi Thailand masuk ke babak selanjutnya, keinginan itu dikarenakan oleh hiruk pikuknya eforia positif yang ditunjukkan oleh suporter Indonesia.

“Ini baru pertandingan sepak bola. Semua bersenang-senang dan menikmatinya,” tegas top score sementara piala AFF itu.

Prutthipong pun menjadi supporter timnas dikarenakan antusias supporter Indonesia dan permainan yang berkelas yang ditunjukan oleh Irfan Bachdim.

“Saya ingin merasakan bagaimana ramainya supporter Indonesia mendukung timnya,” ungkap Prutthipong.

“Gara-gara dia (Irfan) saya jatuh cinta sama sepak bola Indonesia,” sambung Prutthipong sambil mengenakan jersey Bali United dengan nomor punggung 10 Irfan Bachdim. (HERY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here