DKI Jakarta Urutan Pertama Indeks Demokrasi Indonesia

0
760

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Indeks Demokrasi Indonesia adalah angka yang menunjukkan tingkat perkembangan demokrasi di Indonesia. Ada tiga hal yang diukur yaitu kebebasan sipil (civil liberty), hak-hak politik (political rights) dan juga lembaga-lembaga demokrasi (institution of democracy).

Metode pengukuran tersebut menggunakan 4 sumber data, yaitu : (1) review surat kabar lokal, (2) review dokumen (Perda, Pergub, dll), (3) Focus Group Discussion (FGD), dan (4) wawancara mendalam.

Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, DKI Jakarta memiliki Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) terbaik dari hanya 4 provinsi yang mendapatkan nilai baik.

Selain BPS, Indeks Demokrasi Indonesia juga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang, Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Bappenas.

Baca Juga : Deretan Penghargaan Anies Baswedan Memimpin DKI Jakarta Tahun 2018

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto mengatakan, keempat daerah itu memiliki indeks di atas 80, yang berarti masuk dalam kategori baik.  Seperti diketahui, Klasifikasi tingkat demokrasi dikelompokkan menjadi tiga kategori, yakni “baik” (indeks >80), “sedang” (indeks 60–80), dan “buruk” (indeks < 60).

Infografis Indeks Demokrasi Indonesia (Sumber: BPS)

Penghargaan terhadap Provinsi yang berkategori baik dilakukan di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018) bersamaan dengan launching buku Indeks Demokrasi Indonesia 2017.

Menkopolhukam Wiranto yang juga memberi sambutan dalam acara tersebut mengapresiasi empat provinsi dengan IDI terbaik di Indonesia tersebut. Menurutnya, hal itu akan menjadi modal untuk menghadapi perhelatan pesta demokrasi 2019.

“Selamat kepada pemenang, dan ini merupakan gambaran sikap berdemokrasi yang baik di Indonesia dan modal menghadapi Pilpres dan Pemilu 2019 sebagai kewajiban demokrasi kita,” papar Wiranto.

Di akhir acara, Wiranto menyerahkan piagam penghargaan dan buku IDI kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie, dan Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman Djohan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here