Duta Muda ASEAN Promosikan Program Kemensos

0
115

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Kementerian Luar Negeri untuk keempat kalinya mengadakan pemilihan Duta Muda ASEAN-Indonesia (DMAI) 2019, sebagai bentuk upaya pengarusutamaan organisasi multilateral Asia Tenggara itu di generasi muda Tanah Air, dan secara umum, masyarakat RI.

Sebelumnya Duta Muda ASEAN- Indonesia dilaksanakan pada 2007, 2009, dan 2017.

Peran pemuda-pemudi dalam memasyarakatkan ASEAN dinilai penting mengingat jumlah generasi muda yang mencapai 30 persen dari total 628 juta penduduk ASEAN.

Salah satu kegiatan orientasi Duta Muda ASEAN adalah mempromosikan berbagai agenda pembangunan kesejahteraan sosial di kawasan ASEAN melalui “Mainstreaming Konsep Kerjasama ASEAN: Car Free Day – Duta Muda ASEAN 2019” , di kawasan Car Free Day, Jakarta, Minggu (13/10/2019).

Dalam kolaborasi kedua kementerian, 20 pemuda tersebut turut mengkampanyekan tugas dan fungsi Kemensos, dalam hal ini ASEAN Enabling Masterplan 2025: Mainstreaming the Rights of Persons with Disabilities dan Regional Plan of Action on the Elimination of Violence against Children pada Car Free Day, hari ini.

Peningkatan kesadaran dilakukan 20 Finalis DMAI 2019 tersebut kepada masyarakat melalui proses tanya jawab yang interaktif, quiz, games, dan sebagainya. Mereka mendistribusikan goodie bags kepada masyarakat yang telah ditingkatkan kesadarannya dan pemahamannya mengenai ASEAN.

Kegiatan yang berlokasi di area Car Free Day Dukuh Atas Sisi Barat ini juga dimeriahkan dengan lomba mewarnai bagi anak-anak balita di setiap booth yang disediakan, senam pagi, story telling mengenal ASEAN, games, quiz, dan bernyanyi dengan bahasa isyarat.

Promosikan Program Kesejahteran Sosial

Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Sosial berkepentingan mempromosikan berbagai agenda pembangunan kesejahteraan sosial di kawasan ASEAN. Melalui Duta Muda ASEAN, program promosi dan edukasi Kemensos akan lebih efektif diterima di kalangan masyarakat ASEAN.

“Melalui Duta Muda ASEAN, Kemensos bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri mengedukasi dan menjelaskan kepada masyarakat ASEAN bagaimana tantangan dan peluang dalam pembangunan kesejahteraan sosial masyarakat,” kata Sekretatris Jenderal Kemensos Hartono Laras, dalam keterangannya.

Duta Muda ASEAN Bantu Program Kemensos

Sebanyak 20 Finalis DMAI 2019 beserta alumni DMAI tahun-tahun sebelumnya yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, juga membantu Kementerian Sosial memberikan penyuluhan dan mendiseminasikan berbagai program Kemensos di berbagai wilayah di Indonesia sesuai kebutuhan.

Di zaman milenial dan perkembangan teknologi informasi yang pesat seperti sekarang ini, pemberian penyuluhan dan diseminasi informasi tidak lagi dapat menggunakan metode metode konvensional semata.

Generasi muda memiliki kultur, tata cara komunikasi dan gaya bahasa tersendiri, sehingga pesan dapat lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.

20 Duta Muda ASEAN

Yang menarik dari kegiatan ini adalah perkenalan diri dari 20 Duta Muda ASEAN tersebut yang menggunakan Bahasa Isyarat. Ke-20 Duta tersebut adalah Adhit Prayoga (Meranti, Riau), Avina Nakita Octavia (Batam), Elia Pramana Putra (Mojokerto), Imelda Zamjanah Rahmawati (Cirebon), Isabella Cynthia (Palembang), Jeamyma Pazsa Natasuwarna (Pontianak), Jeanne Sanjaya Awaluddin (Jakarta), Juliyani (Palembang), Kathleen Cateliya (Jakarta), Kevin Henanta (Bekasi), Kevin Ronaldo Sirait (Medan), Kintansari Adhyna Putri (Bogor), Luh Made Arini Candaputri (Bali), Lukas Norman Kbarek (Biak, Papua), M. Iqbal Darmawan (Malang), M. Khaerul Rijal (Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara), M. Mohdar (Ternate), M. Radhiyan Pasopati Pribadi (Jakarta), M. Rizal (Langkat), dan Mutiara Annisa Baswedan (Jakarta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here