Green Qurban : Penggunaan Wadah Ramah Lingkungan Warnai Idul Kurban Tahun Ini

0
217

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Media Arab Saudi berbahasa Inggris pertama–Arab News–memuji langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menggunakan besek atau keranjang bambu sebagai wadah daging kurban.

Lewat tulisannya berjudul, Indonesia’s Muslims urged to ‘go green’ and ditch plastic bags on Eid, Arab News menyebut jika Gubernur Anies Baswedan menggunakan keranjang anyaman bambu untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dan menghasilkan pendapatan tambahan bagi pedagang lokal.

Dalam laporannya, Arab News menyebut jika Indonesia berjuang untuk mengurangi sampah plastik. Seperti diketahui, Indonesia menjadi negara kedua setelah China dalam hal pembuangan sampah plastik ke laut.

Gunakan Plastik Dari Daun Singkong

Arab News, pada tulisan yang sama juga mempublikasikan wawancaranya dengan Abu Hurairah Abdul Salam, juru bicara Masjid Istiqlal.

Menurutnya, Panitia Kurban Masjid Istiqlal telah menggunakan plastik berbahan bubur singkong sejak empat tahun lalu. Tetapi tahun ini, juga menggunakan keranjang anyaman bambu.

Demikian halnya, pengelola Taman Impian Ancol juga membagikan daging kurban menggunakan keranjang anyaman bambu.

Gunakan Daun Jati

Semangat kurban dengan pendekatan ramah lingkungan juga terjadi di daerah-daerah. Selain marak penggunaan besek atau keranjang tanaman bambu, tak sedikit yang menggunakan daun-daunan yang banyak di daerah mereka.

Sebutlah misalnya warga di Perumahan Graha Citalang, Purwakarta. Mereka memilih daun jati karena memiliki faktor dan keunggulan sebagai pembungkus daging, selain mengurangi penggunaan kantong plastik juga menjaga kualitas daging itu sendiri.

Pertamina Gunakan Besek Dari Tanaman Nanas

Sementara itu, melansir laman resmi Pertamina, gerakan green qurban juga diupayakan BUMN ini. Di Dumai, mereka membagikan daging kurban menggunakan besek yang terbuat dari daun tanaman nanas selain besek dari bambu.

Dharmariza seperti dikutip Pertamina.com mengungkapkan program Green Qurban ini merupakan tindak lanjut dari kampanye “Beat Plastic Pollution” yang sejak 2018 telah dijalankan di Pertamina RU II. Awalnya, kampanye ini dilakukan untuk mengurangi konsumsi air mineral dalam kemasan dan diganti dengan penggunaan botol minuman isi ulang atau tumblr.

Besek dari daun tanaman nanas ini dikerjakan oleh mitra binaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina.

Kelompok Tani Tunas Makmur yang berasal dari Desa Kampung Jawa Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis merupakan mitra binaan yang sejak awal melakukan budidaya dan pengolahan tanaman nanas menjadi berbagai produk makanan ringan. Di tengah kesibukan kegiatan utamanya, kelompok ini mendapatkan tugas khusus untuk menyulap bagian daun tanaman nanas menjadi tas besek yang apik dan tentunya dapat menggantikan fungsi kantung plastik dalam mengantarkan daging qurban kepada masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here