Gundala; Super Hero Indonesia Pertama yang Masuk Festival Film Internasional

0
228
Gundala di laman resmi Toronto International Film Festival

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Film Gundala mencatatkan prestasi setelah masuk dalam ajang film bergengsi Toronto International Film Festival 2019. Capaian ini menjadikan Gundala sebagai film super hero pertama yang masuk dalam festival film dunia.

Production Manager BumiLangit Studios, perusahaan yang menaungi Gundala, Imansyah Lubis, percaya bahwa pahlawan lokal Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk menuju Hollywood.

Dengan diterimanya Gundala di festival film internasional, hal ini akan menjadi pemantik bagi superhero lain untuk melakukan kesuksesan yang sama. Menurut Imansyah, di Indonesia sesama pemilik IP (Intellectual Property atau karya) saling mendukung dan bukan menjadikan pesaing.

“Tidak ada yang langsung memang (menandingi Marvel), masih terlalu dini kalau bilang bisa menyaingi pendapatan Avengers: Endgame, tapi kita sudah berusaha bikin film sebaik-baiknya. Semoga Gundala disukai dan ini baru awalnya,” kata Imansyah.

Gundala akan tayang pada 29 Agustus 2019. Film ini merupakan hasil garapan dari Bumilangit Studios, Screenplay Films bekerja sama dengan Legacy Pictures dan Ideosource Entertainment.

Mengenal Sejarah Gundala

Berbagai komik klasik Gundala (foto: bumilangit.com)

Gundala diangkat ke layar lebar berdasarkan pada cerita karakter pahlawan super Indonesia bernama serupa pada 1969. Komik Gundala dibuat oleh Harya Suraminata (Hasmi).

Pertama kali Gundala muncul dalam komik berjudul Gundala Putra Petir dengan seting lokasi di Yogyakarta. Komik ini dicetak oleh penerbit Kentjana Agung.

Hasmi membuat ‘Gundala’ dengan kearifan lokal. Kisah Gundala tak melulu terpengaruh komik luar. Hasmi terinspirasi dari tokoh legenda Jawa, Ki Ageng Selo. Ki Ageng Selo merupakan sosok sakti yang mampu menangkap petir dengan tangannya. Nama ‘Gundala’ sendiri diambil dari bahasa Jawa ‘Gundolo’ yang artinya petir.

Pada tahun 1981, dibuat film dengan judul Gundala Putra Petir dengan lokasi diceritakan berada di Jakarta.

Pada tahun 2005, Penerbit Bumilangit menerbitkan kembali komik pertama Gundala Putra Petir. Buku tentang asal usul Gundala ini disambut antusias oleh penggemarnya. Dengan karya seri Gundala sebanyak 23 judul yang diciptakan antara tahun 1969 hingga 1982, Hasmi telah menorehkan fenomena yang terus diingat penggemarnya.

Pada tahun 1995, hingga akhir 2009 banyak bermunculan pula komik-komik Gundala yang diciptakan oleh para penggemarnya (Fan Made)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here