Jalan Otavio Dutra Berstatus WNI

0
194
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi melakukan rapat kerja (raker) bersama Komisi X DPR RI di Kantor DPR, Jakarta, Rabu (24/7) malam. Adapun pertemuan itu membahas tentang pertimbangan kewarganegaraan RI atas nama Otavio Dutra, pesepak bola dari warga negara Brasil.(satria/kemenpora.go.id

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Tinggal di Indonesia sejak tahun 2010, akhirnya pemain belakang Persebaya Surabaya di Shopee Liga 1 selangkah lagi berstatus sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Dutra kini telah mengantongi rekomendasi dari Komisi X DPR RI, selanjutnya akan ditindaklanjuti Komisi III untuk disampaikan ke Kemenkumham untuk mendapatkan WNI secara penuh.

Keputusan tersebut setelah Dutra menunjukkan jika dirinya memang pantas berstatus WNI dihadapan peserta Raker Komisi X dengan Kemenpora.

Raker dipimpin oleh Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto. Agendanya adalah sebagai tindak lanjut permohonan rekomendasi WNI Dutra.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Dutra mendapatkan tantangan dari Menpora Imam Nahrawi untuk mengucap sila-sila di Pancasila. Dia pun menerimanya tanpa ragu.

Dutra sendiri bisa dengan lugas dan tegas menjawab setiap pertanyaan yang diberikan pimpinan Komisi X maupun anggota Komisi X lainnya.

“Kami memberikan apresiasi luar biasa kepada yang bersangkutan, tadi juga kami saksikan bagaimana melepas kewarganegaraan dan bagaimana beratnya untuk berprestasi di negara lain. Untuk itu karena dia telah menyerahkan dirinya untuk kemampuan dan prestasinya di bidang olahraga. Kami terus terang memberikan persetujuan kepada saudara Dutra itu,” kata Djoko.

Perjalanan Panjang Menjadi WNI

Sebelum resmi bestatus sebagai WNI, Dutra berkewarganegaraan Brazil. Ia datang ke Indonesia pada tahun 2010 dan tinggal di Surabaya, setelah sebelumnya merantau di Polandia.

Pemain bek kelahiran 22 November 1983 tersebut pada awal kedatangannya bergabung dengan Persebaya 1927 dan bermain selama 2 musim. Bersama Bajul Ijo, ia berhasil menyumbangkan satu gelar Liga Primer Indonesia (LPI) 2011 dan runner up LPI 2012.

Pada tahun 2012, Dutra kemudian bergabung dengan Persipura Jayapura. Dimusim ISL 2013, Dutra menjadi bek paling subur dengan membuat 10 gol dari 34 pertandingan dan membawa Persipura juara ISL.

Dari Persipura, Dutra kemudian bergabung ke Gresik United. Lalu pada tahun 2015 bergabung dengan Persebaya versi ISL sebelum akhirnya berubah nama menjadi Bhayangkara Surabaya United di ISC A 2016.

Bayangkara Surabaya yang kemudian berganti nama menjadi Bayangkara FC sukses menjuarai GoJek Traveloka Liga 1 2017. lagi-lagi Dutra menjadi sosok kunci atas penampilan Bhayangkara. Bermain 29 kali, Dutra menjadi bek paling subur di tim dengan enam gol.

Kini, Otavia Dutra memperkuat Persebaya Surabaya untuk Liga 1 musim 2018.

Setelah resmi berstatus WNI, Dutra berharap bisa memperkuat tim nasional Indonesia.

“Semoga semua yang terbaik untuk saya dan keluarga. Saya bisa jadi contoh,” kata Dutra.

“Terima kasih, Pak Presiden Joko Widodo, Pak Imam (Nahrawi, Menpora RI), Persebaya, PSSI, coach Simon (McMenemy), semua orang yang bantu saya. Puji Tuhan hari ini selesai dengan baik,” imbuhnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here