Jumlah Pengangguran Di Indonesia Masih 70 Juta

0
244

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Jumlah pengangguran Indonesia seberarnya semakin menurun. Bahkan tingkat pengangguran di Indonesia berada di level 5 persen, lebih baik dari sejumlah negara tetangga.

Ini pencapaian terbaik dalam 20 tahun terakhir, setelah Indonesia sempat mengalami angka pengangguran di level double digit pada 2003 (11,5%), 2005 (11,2%), dan 2006 (11,3%). Setelah itu angkanya melandai turun.

Walau demikian, angka 5 persen tersebut cukup tinggi yaitu sekitar 70 juta. Fakta tersebut diungkapkan oleh Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin dalam diskusi, di Opus Grand Ballroom, Jakarta, Sabtu (3/8/2019).

Lulusan SMK Paling Banyak

Dari jumlah pengangguran di Indonesia tersebut, porsi paling besar adalah lulusan SMK. Selanjutnya diikuti oleh lulusan yang berasal dari perguruan tinggi.

Berdasarkan data BPS per Februari 2019, persentase penganggur dari kelompok pendidikan lulusan Diploma atau Sarjana masing-masing sebesar 6,89 persen dan 6,24 persen. Penganggur terbanyak dari kelompok pendidikan berasal dari lulusan SMK sebanyak 8,63 persen.

Pengangguran Usia 25-29 Tahun

Di kesempatan yang lain, Peneliti Centre of Reform on Economics (CORE) Indonesia Akhmad Akbar pernah mengungkapkan jika persentase penganggur berusia 25-29 mengalami kenaikan dalam tiga tahun terakhir.

“Tingkat pengangguran usia 25-29 meningkat terus tiga tahun terakhir. Sangat disayangkan karena ini adalah kelompok usia produktif,” ujar Akbar seperti ditulis Bisnis.com.

60 persen Di Sektor Informal

Sementara itu, dalam acara Indonesia Development Forum (IDF) 2019, Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro seperti dikutip Detik mengungkapkan jika saat ini, 60% angkatan kerja di Indonesia masih bekerja di sektor informal.

Daya Saing SDM

Bambang Brodjonegoro juga mengungkapkan jika daya saing SDM kita masih tertinggal. Peringkat daya saing SDM kita masih di nomor 65 dari 132 negara. Tertinggal dari Malaysia, Vietnam, Thailand.

Untuk mengangkat hal ini, salah satu yang sedang digalakkan adalah pendidikan vokasi.

Pengangguran Ditargetkan Turun Jadi 3% Tahun 2024

Bappenas menargetkan level pengangguran di Indonesia di tahun 2024 bisa ditekan ke level 3-4%.

“Kita menargetkan tingkat pengangguran terbuka dalam 5 tahun ke depan di level 3-4%. Kita perbaiki lebih banyak yang bekerja di sektor formal. Baik sebagai pengusaha maupun bekerja. Upahnya semakin baik dan kurangi kemiskinan. Jadi nggak cuma kurangi angkanya tapi juga kualitasnya ditingkatkan,” ungkap Bambang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here