Kemensos Buka Peluang Kerjasama Dengan APC

0
236

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Kementerian Sosial memiliki berbagai program sosial diantaranya perlindungan dan jaminan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT), pemberdayaan ekonomi untuk keluarga miskin dan rentan, penanganan bencana dan lainnya.

Penyelenggaraan kesejahteraan sosial tersebut terbuka peluang kerjasama dengan salah satu lembaga amal Asian Philanthropy Circle (APC) yang berbasis di Singapura.

1. Kemensos Perkenalkan Program Rehabilisasi Sosial Anak Penyandang Disabilitas Rungu

Kepala Biro Perencanaan, Adhi Karyono dalam Courtesy Call atau pertemuan ramah tamah antara Kementerian Sosial RI dengan Direktur dan CEO APC di Panti Sosial Bina Rungu Wicara (PSBRW) Melati Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur, Selasa (13/11) mengungkapkan jika APC sendiri memiliki target spesifik penanganan malnutrisi, stunting, serta pendidikan anak. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyelenggarakan program-program di bidang sosial lainnya.

“Kedatangan APC ke sini juga sekaligus mengenalkan program rehabilitasi sosial anak-anak penyandang disabilitas rungu wicara di BRSWB. Selain itu APC melakukan survey mengenai permasalahan sosial lainnyayang ada di Indonesia sehingga dapat disampaikan kepada Donatur kira-kira mana program yang dapat ditindaklanjuti untuk diadakan kerja sama,” lanjut Adhi.

2. APC Pelajari Program Sosial di Kementerian Sosial

Director APC Laurence Lien menyampaikan bahwa kedatangan APC kali ini adalah untuk mempelajari pengalaman program-program sosial di Kementerian Sosial serta bagaimana upaya pemerintah dalam menangani permasalahan-permasalahan sosial.

“Setelah kujungan ini selesai dan mendapatkan pengetahuan baru tentang program-program sosial dari Kementerian Sosial, selanjutnya akan didiskusikan dengan anggota-anggota APC yang lain untuk implementasi bentuk program kedepannya,” lanjut Laurence.

3. Kementerian Sosial Jalin Kerjasama Dengan Multi Stakeholder

Sebagai bentuk komitmen dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial intersektoral, setiap tahun Kementerian Sosial menyelenggarakan program kerja sama dengan multi-stakeholder baik dalam lingkup Asia Tenggara maupun Asia.

Tahun ini beberapa kegiatan dari regional project telah dilaksanakan, diantaranya Inter-sectoral Dialogue on Integrated National Responses to End Sexual Exploitation and Abuse of Children Online in ASEAN pada 7-8 Februari 2018, The 2nd ASEAN High-Level Intersectoral Conference on Social Protection: Moving Forward with the Social Protection Monitoring Framework in ASEAN pada 30-31 Mei 2018, dan Assessment of the Effectiveness of ASEAN Children Forum as a Platform to Promote Children’s Participation pada 17-18 Mei 2018.

Selain itu, Kementerian Sosial juga telah memutuskan untuk bersama-sama ASEAN Komisi Perlindungan Hak-Hak Anak dan Perempuan (ACWC) Thailand menjadi leading country dalam penyusunan on ASEAN Commitments on Online Child Sexual Exploitation.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here