KPU Pangkep Pastikan Layanan TPS Berbasis Warga Binaan Lapas

0
231
Penyerahan Form A5 dari KPU Pangkep ke Pihak Lapas (Foto: KPU Pangkep)

PANGKEP, ANALISA INDONSIA – Menyongsong Pemilu 17 April 2019, KPU Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melakukan koordinasi intens dengan pihak Lapas/rutan kelas II Bungoro. Hal ini dilakukan untuk memastikan warga binaan Lapas yang saat ini berada di lapas hingga 17 April bisa menyalurkan hak suaranya.

KPU Pangkep segera menindaklanjuti warga binaan lapas yang hingga hari ini belum terdaftar sebagai pemilih kategori DPTb ataupun nantinya menjadi pemilih DPK untuk yang beralamat sesuai dengan alamat lapas.

“Pemilih Lapas kami di TPS 19 Kelurahan Samalewa di mana Lapas II B ini beralamat sudah sebanyak 181 orang,” terang Rohani, Komisioner Data dan Informasi KPU Pangkep kepada Analisa Indonesia.

“Sebanyak 75 diantaranya merupakan pemilih yang sudah masuk dalam DPTHP-2 pada 9 Desember yang lalu dan 106 adalah pemilih yang masuk kategori Daftar Pemilih Tambahan yang merupakan pemilih warga binaan lapas luar Pangkep yang telah terdaftar dalam DPT asalnya,” urai Rohani.

Lebih lanjut, Rohani memperkirakan jumlah ini akan terus bertambah karena Layanan Pindah Memilih atau DPTb ini masih akan dilayani hingga 10 April dan laporan pihak lapas bahwa masih akan ada pemilih tambahan sekitar 100 lebih penghuni lapas yang masih terus dilakukan verifikasi kelengkapan dokumen penduduk asalnya baik KTP maupun KK.

Amanat UU Pemilu No 7 Tahun 2017 yang diatur dalam PKPU No 37 dan Juknis SE 227 KPU RI telah meminta seluruh Kabupaten/Kota termasuk di Provinsi Sulawesi selatan untuk Kabupaten/kota yang memiliki Lapas agar dilakukan pendataan untuk seluruh binaan lapas yang memenuhi syarat untuk jadi pemilih tambahan.

“Khusus untuk Pangkep kami hanya memiliki satu TPS Lapas yakni TPS 19 di Kelurahan Samalewa Kecamatan Bungoro dan dipastikan siap untuk melayani proses pemungutan suara di lapas termasuk kesiapan SDM KPPS khusus yang telah dibetuk untuk TPS ini,” pungkas Rohani.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here