Lima Tokoh Pemuda Raih Anugerah Youth Achievement Award 2018

0
111

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Indonesia Youth Forum (IYF) sebagai lembaga yang konsen di bidang pendidikan dan kepemudaan menganugerahkan Youth Achievment Award 2018 kepada lima tokoh pemuda dari berbagai latar belakang.

Penghargaan diberikan di Masjid Raya KH. Hasyim Asy’ari Jakarta pada Senin (31/12) malam. Acara tersebut juga dimeriahkan parade shalawat oleh lima ratus penabuh hadrah dan dipandu Veve Zulfikar.

Selain itu kegiatan ini ditutup dengan pembacaan mahallul qiyam yang diikuti seribu lebih jamaah. Serta para da’i yang tampil mengajak jamaah berdoa untuk keselamatan Indonesia.

Co-Founder Indonesia Youth Forum (IYF), Muhammad A Idris seperti dilansir Republika mengatakan penghargaan ini diberikan sebagai penghormatan, pengakuan, serta motivasi dan pendorong untuk terus mengabdi tiada henti bagi pengembangan potensi generasi muda Indonesia.

Kelima tokoh pemuda yang mendapatkan anugerah Youth Achievement Award masing-masing adalah:

  1. Veve Zulfikar sebagai Tokoh Muda Inspiratif Bidang Industri Kreatif yang memasyarakatkan musik Islam shalawat menggunakan media sosial.
  2. Risa Maharani sebagai Tokoh Santri Kreatif yang telah berhasil menjadi desainer muda yang go internasional.
  3. Wali Band yang mendapatkan penghargaan karena kepedulian sosial dan keagamaan mereka melalui Wali Care Foundation dengan program unggulan renovasi seratus musolah.
  4. Slamet Tohari sebagai Tokoh inspiratif penggerak pendidikan inklusi bagi penyandang disabilitas.
  5. Asrorun Ni’am Sholeh, Deputi II Pengembanan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai Tokoh Inovatif Dan Konsisten dalam Pengembangan Generasi Muda.

“Alhamdulillah, pada pengujung 2018 saya memperoleh anugerah penghargaan Youth Achievement Award Tahun 2018 sebagai Tokoh Inovatif Dan Konsisten dalam Pengembangan Generasi Muda,” ujar Asrorun.

Sementara itu, Slamet Tohari turut bahagia karena perjuangan dan dedikasi terhadap pendidikan inklusi bagi difabel mendapat perhatian semua pihak. “Masih banyak yang diperjuangkan untuk kepentingan fasilitas disabilitas, khususnya pendidikan. Semoga saja saya dan rekan-rekan istiqomah,” ujar dia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here