Mengenal Energi dan Penerapannya dalam Kehidupan Sehari-hari

0
253

Oleh : Nova Linda Y Sinaga
Penulis adalah mahasiswa Prodi Pendidikan IPA di Universitas Negeri Medan

Manusia membutuhkan energi untuk bekerja, bergerak, bernapas, dan mengerjakan banyak kegiatan. Di mana energi dapat diubah tetapi tidak dapat diciptakan. Dengan energi juga menyebabkan mobil dan motor dapat berjalan, pesawat dapat terbang, dan masih banyak lainnya.

Energi terdapat di mana-mana, bahkan tumbuhan dan hewan juga membutuhkan energi untuk tumbuh dan berkembang.

Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pengertian energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha (kerja) atau melakukan suatu perubahan.

Terdapat beberapa bentuk energi, yaitu:

A. Energi Potensial

Energi potensial adalah energi yang dimiliki oleh suatu materi karena lokasi atau tempatnya.

Benda yang diletakkan di atas meja memiliki energi potensial gravitasi. Adanya energi potensial garvitasi, benda dapat bergerak dari meja ke tanah.

Terdapat dua energi potensial, sebagai berikut:

  1. Energi potensial gravitasi bumi adalah energi yang dimiliki suatu benda karena terletak di atas permukaan bumi.
  2. Energi potensial elastisitas adalah energi yang tersimpaan pada benda yang sedang direngangkan, seperti busur panah.

Semakin jauh peregangan dan penekanannya, semakin besar energinya.

B. Energi Kinetik

Setiap materi yang berpindah atau bergerak memiliki bentuk energi yang disebut energi kinetik atau energi gerak.

Dapat disimpulkan, energi kinetik adalah bentuk energi ketika suatu materi berpindah atau bergerak.

Contohnya, ketika naik sepeda, kontraksi otot kaki akan mendorong pedal sepeda.

Untuk membedakan energi potensial dan energi kinetik, dapat dilihat dari permainan perosotan (seluncur).

Anak-anak yang bermain perosotan memiliki lebih banyak energi potensial pada saat berada di puncak porosotan dibandingkan ketika ada di dasar perosotan.

Energi kinetik akan diubah menjadi energi potensial (energi tersimpan) ketika menaiki perosotan.

Energi potensial diubah menjadi energi kinetik selama meluncur turun.

C. Energi Kimia

Energi kimia ialah energi yang terkandung dalam suatu zat. Misalnya makanan memiliki energi kimia, sehingga orang yang makan akan memiliki energi untuk beraktivitas

Contoh energi kimia:

Reaksi kimia di lab. Dalam reaksi kimia di laboratorium, aluminium foil ditambahkan ke dalam larutan asam klorida. Tabung tes akan sangat hangat karena selama reaksi, banyak ikatan kimia patah melepaskan energi kimia yang menyebabkan suhu larutan meningkat.

Api unggun. Sekitar api unggun, kayu terbakar. Saat kayu terbakar, energi kimia yang tersimpan dalam ikatan molekul kayu akan melepaskan panas dan cahaya.

Fotosintesis. Selama fotosintesis, energi dari sinar matahari diubah menjadi energi kimia yang disimpan dalam ikatan karbohidrat, sehingga tanaman dapat membuat pangan. Kemudian, tanaman dapat memanfaatkan energi yang tersimpan dalam ikatan molekul karbohidrat untuk pertumbuhan dan perbaikan.

Contoh lainnya bisa dilihat pada bensin yang mengandung energi kimia, sehingga mesin dapat bergerak dengan adanya bensin.

D. Energi listrik

Energi listrik adalah energi yang dimiliki muatan listrik dan arus listrik. Energi ini paling banyak digunakan karena mudah diubah menjadi energi lain.

Contoh energi listrik : lampu listrik, kipas angin, setrika. Energi panas didapat dari api atau panas Bumi. Energi ini dapat diubah menjadi energi gerak atau energi listrik yang diperlukan oleh manusia.

Perubahan bentuk – bentuk energi

Energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan. Namun, energi dapat diubah menjadi bentuk energi lain. Berikut beberapa contoh perubahan energi.

  1. Energi cahaya menjadi energi kimia, misalnya proses fotosintesis.
  2. Energi cahaya menjadi energi listrik, malnya panek surya
  3. Energi listrik menjadi energi panas, misalnya setrika, kompor listrik, solder, dan oven).
  4. Energi listrik menjadi energi kimia, misalnya penyetruman aki.
  5. Energi listrik menjadi energi gerak, misalnya mesin cuci dan kipas angin.
  6. Energi listrik menjadi energi bunyi, miisalnya televisi dan radio.
  7. Energi listrik menjadi energi cahaya.

DAFTAR PUSTAKA

https://ugmpress.ugm.ac.id/id/product/geologi/energi-terbarukan-edisi-warna (Di akses 11 November 2020)

https://books.google.co.id/books?id=KeRPlYHYOQC&printsec=copyright&hl=id( Di akses 11 November 2020)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here