Potensi Wisata Tembakau Kabupaten Garut

0
1337

Jakarta, Analisa Indonesia – Kabupaten Garut selama ini terkenal sebagai penghasil tembakau terbaik di Indonesia. Potensi ini dapat dikembangkan untuk mendukung sektor pariwisata Garut.

Karena itulah, Desperindag ESDM Garut dengan DPP APTI, serta Komunitas Paduders menggelar event Ngadu Bako Jeung Kopi Tubruk yang digelar di Fave Hotel.

Ngadu bako merupakan tradisi ngobrol ngalor-ngidul yang ada di kalangan masyarakat Garut. Ada banyak hal yang dibahas dalam tradisi kasual tersebut. Biasanya membincangkan berbagai hal terkait masalah yang ada.

Tembakau Darwati

Salah satu jenis tembakau andalan Garut adalah jenis darwati yang telah dipasarkan ke mancanegara, seperti Jerman, Belanda, Prancis hingga Swiss.

Tembakau Darwati adalah varietas lokal yang telah terdaftar di Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian.

Seperti diketahui, pada 2018 lalu Pemerintah Kabupaten Garut mengajukan varietas tembakau mole garut: Adung 1, Adung 2, Darwati, Darwati 2, dan Jumbo yang masing masing disetujui dilepas dengan nama Tegar A1, Tegar A2, Tegar D1, Tegar D2, dan Tegar J.

Tembakau ini juga sering banyak dikirim ke Jawa Tengah dan Jawa Timur untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok pembuatan rokok di pabrik-pabrik besar dan ternama.

Tembakau Langganan Perusahaan Besar

Jika Anda terbiasa dengan citarasa tembakau Gudang Garam dan Djarum Cokelat berarti Anda sudah akrab dengan salah satu tembakau dari Garut.

Berada di ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut (mdpl), komoditas tembakau Gunung Putri, Garut, telah menjadi incaran investor domestik. Tercatat Gudang Garam dan Djarum Cokelat, dua pabrik terbesar Tanah Air, selalu setia memakainya.

Alasan dibalik keunggulan cita rasa tembakau Gunung Putri karena faktor kesuburan tanah alam sekitar.

Deretan gunung besar di Garut, mulai Gunung Cikuray, Papandayan, Putri hingga Gunung Guntur, mampu menghasilkan dan memberikan aroma nikmat nikotin bagi daun tembakau yang dipanen.

Tanah vulkanik yang berada di lereng kaki Gunung Putri dianggap cocok dengan tanaman tembakau yang ditanam petani sekitar. Tak heran, jika banyak pihak yang menyebut, tembakau Gunung Putri, satu level dengan tembakau Gunung Sumbing.

Ladang Tembakau Terluas

Kecamatan Tarogong Kaler merupakan desa penghasil tembakau terluas di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Luasnya mencapai hampir 1.000 hektar, dimulai dari Desa Rancabango hingga Panjiwangi, desa ini menjadi aset besar bagi pengembangan agrowisata.

Jenis tembakau yang tumbuh juga merupakan varietas unggulan. Salah satunya adalah jenis darwati yang telah dipasarkan ke mancanegara, seperti Jerman, Belanda, Prancis hingga Swiss.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here