<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kelautan Archives - Analisa Indonesia</title>
	<atom:link href="https://analisa.id/tag/kelautan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Mengabarkan Indonesia Lebih Baik</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Dec 2019 05:36:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://analisa.id/wp-content/uploads/2019/10/fav.png</url>
	<title>kelautan Archives - Analisa Indonesia</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Audiensi dengan Menteri Edhy, Ini 8 Rekomendasi Strategis Sarjana Kelautan Unhas</title>
		<link>https://analisa.id/audiensi-dengan-menteri-edhy-ini-8-rekomendasi-strategis-sarjana-kelautan-unhas/</link>
					<comments>https://analisa.id/audiensi-dengan-menteri-edhy-ini-8-rekomendasi-strategis-sarjana-kelautan-unhas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Analisa]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2019 05:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[ISLA UNHAS]]></category>
		<category><![CDATA[kelautan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://analisa.id/?p=1417</guid>

					<description><![CDATA[<p>JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (MKP-RI), Edhy Prabowo menerima audiensi</p>
<p>The post <a href="https://analisa.id/audiensi-dengan-menteri-edhy-ini-8-rekomendasi-strategis-sarjana-kelautan-unhas/">Audiensi dengan Menteri Edhy, Ini 8 Rekomendasi Strategis Sarjana Kelautan Unhas</a> appeared first on <a href="https://analisa.id">Analisa Indonesia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>JAKARTA, ANALISA INDONESIA</strong> – Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (MKP-RI),  Edhy Prabowo menerima audiensi pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP)  Ikatan Sarjana Kelautan Universitas Hasanuddin (ISLA-UNHAS) di Gedung  Mina Bahari IV, Senin (23/12/2019).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua ISLA UNHAS, Darwis 
Ismail, ST., MMA yang memimpin rombongan membuka diskusi dengan terlebih
 dahulu menceritakan bahwa ISLA UNHAS merupakan wadah alumni Program 
Studi Ilmu dan Teknologi Kelautan (sekarang menjadi Fakultas Ilmu 
Kelautan dan Perikanan) UNHAS, perguruan tinggi terdepan di Indonesia 
bagian Timur dimana Pola Ilmiah Pokoknya adalah Kelautan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“ISLA  UNHAS berdiri tahun 1997, kini beranggotakan tidak kurang 3.200 alumni  yang tersebar di berbagai instansi pemerintah, swasta, akademisi, LSM  pesisir dan laut, peneliti dan praktisi kelautan, penyelam serta pekerja bawah air,” ujar Darwis membuka diskusi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepada
 Edhy, Darwis menyampaikan ISLA UNHAS menyadari bahwa kita terlalu lama 
menempatkan persoalan degradasi ekosistem laut sebagai ‘tema utama 
pendekatan program’, padahal di balik itu, amat banyak potensi ril yang 
bisa dikembangkan dan memperoleh perhatian, seperti terumbu karang untuk
 wisata bahari, ikan karang sebagai target usaha budidaya dan ekspor, 
ikan pelagis seperti tuna, cakalang dan lain sebagainya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kata 
dia, sumber daya laut adalah pengungkit ekonomi pesisir dan pulau-pulau 
kecil terutama di pulau perbatasan. Bahwa indikasi kegiatan illegal 
fishing yang melibatkan nelayan kecil tak terlepas dari peran pemodal 
dan aparat oknum penegak hukum, karenanya upaya Pemerintah untuk 
mendorong transformasi kapasitas ekonomi yang memberdayakan perlu 
didukung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penegakan hukum harus dikedepankan agar iklim usaha  menjadi sehat dan prospektif. ISLA berharap bahwa kebijakan pemanfaatan  sumber daya laut yang mengadopsi prinsip keberlanjutan, kedaulatan  dalam pengelolaan serta memberikan kesejahteraan perlu didukung. ISLA  akan berdiri bersama Pemerintah untuk mempromosikan iklim usaha  perikanan yang bertanggung jawab dan berorientasi ekonomi jangka  panjang,” ujar Darwis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kondisi sosial ekonomi seperti 
kemiskinan, pengangguran, dan eksploitasi yang cenderung merusak 
seharusnya dapat ditekan dengan bersama-sama mengawal program-program 
yang telah ditetapkan oleh Pemerintah melalui KKP. ISLA akan menjadi 
mediator, fasilitator dalam mengakselerasi pembangunan kelautan dan 
perikanan,” lanjut Darwis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Darwis, KKP membutuhkan 
dukungan multipihak dalam memanfaatkan potensi ekonomi, sosial dan 
geopolitik bangsa secara berkelanjutan. Guna mencapai hal tersebut, 
dibutuhkan SDM kelautan yang unggul.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kompetensi alumni yang 
bernaung di ISLA sangat relevan karena memahami isu dan permasalahan 
kelautan saat ini, baik yang terkait ruang laut, perikanan tangkap, 
budidaya, riset dan sumber daya manusia,teknologi dan mitigasi kelautan,
 pengawasan laut dan garis pantai, serta investasi,” jelas Darwis.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>8 rekomendasi strategis ISLA UNHAS yang disampaikan kepada Menteri Edhy</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Pertama</em>,  efektifitas Layanan Pemerintahan di Sektor Kelautan dan Perikanan;  Perlunya perijinan yang efektif dan tidak berbelit-belit serta bebas  pungli sehingga merangsang tumbuhnya usaha-usaha kelautan dan perikanan  serta investasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kedua</em>, revitalisasi Perikanan Sebagai Lumbung  Pangan Laut; Peningkatan sarana prasarana pelabuhan, pabrik es dan cold  storage, sistem pengemasan, sistem transportasi dan lainnya. Menumbuhkan  program konservasi untuk keberlanjutan ekosistem sumber daya ikan  melalui sistem zonasi dan penguatan kearifan lokal. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Ketiga</em>,  menggalakkan Program Usaha Budidaya yang Berorientasi Eksport (Udang,  Tuna dan Rumput Laut); Pembentukan BUMN khusus budidaya sebagai  katalisator pertumbuhan usaha budidaya di masyarakat. Meningkatkan  produktivitas balai budidaya untuk menghasilkan benih dan biota bernilai  ekonomi tinggi. Mensinergikan balai-balai dengan kelompok usaha  budidaya di masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Keempat</em>, peningkatan potensi pasar dalam  rangka memacu pertumbuhan ekonomi di sektor kelautan: Membangun pasar  ikan bertaraf internasional di tiga wilayah indonesia. Melakukan pameran  produk olahan di negara-negara lain secara reguler. Membangun strategi  kampanye budaya makan ikan secara kreatif dan inovatif di seluruh  lapisan masyarakat dengan mensinergikan kearifan lokal. Membangun sistem  berbasis IT untuk mendukung industri 4.0. Menggalakkan eksport komoditi  laut bernilai tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kelima</em>, peningkatan SDM Kelautan unggul;  Perekrutan sumber daya kelautan di pusat dan daerah. Peningkatan  Kualitas Nelayan Melalui Program Sejuta Penyuluh. Pembangunan sekolah  SMK kelautan di daerah sentra nelayan. Mendorong program kemitraan  dengan perguruan tinggi yang berorientasi kelautan. </p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Keenam</em>,  penanganan illegal fishing; penindakan illegal fishing harus tegas  sesuai hukum yang berlaku, pemanfaatan kapal sitaan sebaiknya dihibahkan  kepada kelompok nelayan,  perguruan tinggi sebagai sarana riset dan  pelatihan, serta kelompok usaha wisata bahari.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Ketujuh</em>,  memperkuat sistem pengawasan perairan untuk menjaga kedaulatan dan  sumber daya kelautan perikanan melalui; Menambah armada kapal pengawasan  dan teknologi pendukungnya. Membangun dan optimalisasi pos pengawasan  dan pemantau di pulau-pulau terdepan. Membangun jaringan pengawasan  berbasis masyarakat yang melibatkan nelayan lokal sebagai satuan tugas  (satgas) di wilayah pesisir. Mempercepat proses pendataan, pemberian  nama, serta status hukum seluruh pulau khususnya di perbatasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Kedelapan</em>,  mendukung Menteri Kelautan dan Perikanan mempercepat proses  restrukturisasi birokrasi di lingkup KKP guna meningkatkan pelayanan,  kinerja dan profesionalitas kementerian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara, Edhy 
menyampaikan apresiasi kepada ISLA UNHAS yang telah memberikan 
pokok-pokok pikiran dan rekomendasi strategis terkait pembangunan 
kelautan dan perikanan di Indonesia.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia meminta ISLA UNHAS untuk 
membuat model percontohan kegiatan yang berkaitan pemanfaatan dan 
pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bisa ditawarkan 
kepada KKP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam audiensi ini, Edhy didampingi Dirjen Perikanan 
Tangkap KKP, M. Zulficar Mochtar, yang juga salah seorang anggota ISLA 
UNHAS.

</p>
<p>The post <a href="https://analisa.id/audiensi-dengan-menteri-edhy-ini-8-rekomendasi-strategis-sarjana-kelautan-unhas/">Audiensi dengan Menteri Edhy, Ini 8 Rekomendasi Strategis Sarjana Kelautan Unhas</a> appeared first on <a href="https://analisa.id">Analisa Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://analisa.id/audiensi-dengan-menteri-edhy-ini-8-rekomendasi-strategis-sarjana-kelautan-unhas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/?utm_source=w3tc&utm_medium=footer_comment&utm_campaign=free_plugin

Object Caching 50/61 objects using Memcached
Page Caching using Disk: Enhanced 
Database Caching 3/12 queries in 0.008 seconds using Disk

Served from: analisa.id @ 2026-09-08 01:38:37 by W3 Total Cache
-->