Tahukah Kamu, Mengapa AC Bisa Menghasilkan Udara Dingin?

0
187

Oleh : Astri Devi Br Pakpahan, Feby Erna Ginting, Nadia Agnes C Nadeak, Ruth Yohana Saragi, Saud Salomo
Penulis adalah Mahasiswa Program Studi Kimia, Universitas Negeri Medan, Medan

***

AC sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar kita.  Bisa dikatakan bahwa AC (Air Conditioner) sudah menjadi salah satu alat elektronik yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari. Demikian jamaknya penggunaan AC baik di lingkungan rumah, sekolah maupun kantor, sehingga produk ini tidak lagi menjadi barang mewah. Secara umum AC berfungsi untuk mengatur temperatur dan siklus udara yang memberikan efek pada kenyamanan tubuh pengguna.

AC (Air Conditioner) adalah mesin yang dibuat untuk menstabilkan suhu dan kelembapan udara di suatu ruangan. AC merupakan alat yang banyak digunakan oleh masyarakat baik diperumahan, perkantoran dan tempat-tempat komersial lainnya untuk tujuan kenyamanan. Terlebih lagi, bagi perkantoran dan dunia industri, tingkat kenyamanan yang diperoleh dari suatu pendingin dan pengkondisian udara akan begitu terasa manfaatnya untuk kehidupan sehari-hari. Agar bisa membuat temperatur yang nyaman dan sejuk di dalam ruangan sesuai yang diinginkan, semaksimal mungkin temperatur suhu udara dalam ruangan diatur dan dikondisikan sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.

Bagaimana awal mula AC?

Konsep dasar di balik AC telah diterapkan di Mesir kuno, di mana alang-alang digantung di jendela dan dibasahi dengan air yang menetes. Di Roma Kuno, air dari saluran air diedarkan melalui dinding rumah tertentu untuk mendinginkannya. Teknik lain di Persia abad pertengahan melibatkan penggunaan waduk dan menara angin untuk mendinginkan bangunan selama musim panas.

Pada 1758, dua profesor kimia dari Universitas Cambridge, Benjamin Franklin dan John Hadley, melakukan percobaan untuk mengeksplorasi prinsip penguapan sebagai alat untuk mendinginkan suatu benda dengan cepat.

Mereka menyarankan bahwa penguapan cairan yang sangat mudah menguap seperti alkohol dan eter dapat digunakan untuk menurunkan suhu suatu benda di bawah titik beku air. Dan tak lama setelah itu rumah pribadi pertama yang memiliki AC (The Dubose House) dibangun di Chapel Hill, North Carolina pada tahun 1933. David St. Pierre DuBose menyadari bahwa AC suatu hari akan menjadi fitur yang diperlukan dari semua rumah pribadi; dia merancang jaringan saluran dan ventilasi yang cerdik.

Siklus Carnot pada AC (Air Conditioner)

Secara ilmiah, siklus carnot adalah suatu siklus termodinamika yang sedemikian rupa sehingga akhirnya kembali kepada keadaan semula. Nah, siklus Carnot ini juga diterapkan dalam sistem kerja AC sebagai mesin pendingin ruangan. 

Bagaimana tahapan AC (Air Conditioner) menghasilkan udara dingin?

Gambar : Prinsip kerja AC (Air Conditioner)
Sumber : http://blog.dayaciptamandiri.com/2013/11/cara-kerja-ac-split-dan-bagian-bagiannya.html

Di dalam AC terdapat campuran kimia yang bernama refrigerants lho, yang isinya adalah zat kimia seperti CFC, HCFC maupun FC. Nah, kipas yang terdapat di AC bertugas untuk mengalirkan udara panas yang ada di ruangan menuju ke refrigerants tersebut. Lalu udara panas tadi akan diserap panasnya oleh refrigerants dan diubah wujudnya menjadi gas.

Gas atau udara tersebut karena sudah diserap panasnya akan dialirkan ke dalam ruangan dalam keadaan dingin. Pada setiap unit AC akan dilengkapi dengan filter udara yang terpasang pada bagian evaporator (indoor). Dengan begitu filter tersebut berfungsi sebagai penyaring udara kotor didalam ruangan tersebut.          

Nah, agar refrigerants ini bisa melakukan kerja tersebut terus menerus, maka AC harus mengembalikan wujudnya dari gas menjadi cairan. Proses tersebut dilakukan dengan kompresi tekanan tinggi yang menyebabkan timbulnya suhu panas yang dialirkan ke luar ruangan. Proses ini lah yang diulang terus menerus untuk dapat menghasilkan udara dingin.           

Jadi, sederhana bukan siklus penyerapan panas yang dilakukan AC? Agar AC-mu tetap dingin jangan lupa untuk merawatnya dengan cara membersihkan kondensor secara rutin untuk kesejukan dan kebersihan udara didalam suatu ruangan dan tidak akan menimbulkan resiko yang buruk bagi kesehatan para penggunanya, serta tidak menghidupkan AC dalam keadaan ruangan terbuka!

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here