Sejarah Hari Kunjung Perpustakaan Dan Tokoh Dibaliknya

0
981

JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Bulan September mengingatkan kita pada kegiatan literasi. Pasalnya, setiap tanggal 14 September diperingati sebagai Hari Kunjungan Perpustakaan atau biasa juga disebut Hari Kunjung Perpustakaan. Juga Bulan September adalah Bulan Gemar Membaca.

Sejarah Hari Kunjungan perpustakaan dimulai sejak 14 September 1995 pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Tujuannya, untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia yang tergolong masih rendah.

Hari Kunjung Perpustakaan digalakkan melalui surat Kepala Perpustakaan Nasional RI nomor 020/A1/VIII/1995 pada 11 Agustus 1995 kepada presiden RI kala itu, Soeharto.

Pencanangan Hari Kunjung Perpustakaan dilakukan di Banjarmasin. Ide tersebut lahir dari pemikiran Mastini Hardjoprakoso yang juga memiliki kedekatan dengan Ibu Negara Tien Soeharto. Mastini Hardjoprakoso merupakan Kepala Perpustakaan Nasional pertama yaitu pada tahun 1980-1998.

Profil lengkap Marstini Hardjoprakoso serta perannya sehingga kita mengenal Perpustakaan Nasional Republik Indonesia bisa dibaca di link Ikatan Sarjana Perpustaan dan Informasi Indonesia.

Peringatan Hari Kunjung Perpustakaan 2020

Ada yang berbeda dari pelaksanaan Hari Kunjung Perpustakaan 2020, karena beberapa perpustakaan harus tutup karena pandemi.

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia menyelenggarakan webinar dengan tema: “25 Tahun Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Menuju SDM Unggul Indonesia Maju.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here