Kehadiran bisnis UMKM dalam platform digital sudah tidak bisa dinafikkan lagi. Saat ini konsumen cenderung memilih usaha yang telah terkoneksi baik secara digital. Biasanya konsumen menjadikan platform digital untuk mencari tahu informasi seputar produk atau brand, sekaligus juga untuk bertransaksi secara online.
Pemerintah juga menyadari hal ini yaitu dengan melalukan transformasi ekosistem digital bagi pelaku UMKM baik yang ada di kota maupun desa. Upaya ini sebagai bagian meningkatkan daya saing ekonomi nasional sekaligus meningkatkan produktivitas UMKM.
Berdasarkan data KOMINFO, saat ini baru sekitar 17,5 juta pelaku UMKM yang masuk ke ekosistem digital. Salah satu kesulitan dalam transformasi digital UMKM yaitu tidak adanya kemampuan untuk membuat platform digital.
Peran Industri Software House
Untuk menghilangkan gap antara kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi dan transformasi digital UMKM, kehadiran software house menjadi salah satu solusi.
Salah satu software house yang dipercaya menangani sejumlah platform digital UMKM yaitu GeekGarden.
Perusahaan yang berbasis di Yogyakarta ini telah hadir sejak tahun 2007 dan membantu ratusan klien yang ingin mengakselerasi bisnis digital mereka melalui transformasi digital.
Sebagai sebuah perusahaan software house, GeekGarden melayani jasa custom software, web development, hingga pembuatan aplikasi mobile.
Cara Memilih Software House bagi UMKM
1. Pahami kebutuhan terlebih dahulu
Sebelum mulai mencari software house, sebaiknya Anda telah memiliki gambaran kebutuhan. Misalnya, jika mencari software house untuk pembuatan aplikasi mobile, maka UMKM sebaiknya memiliki gambaran awal aplikasi yang diinginkan. Baik itu fitur, layanan dan tujuan yang ingin dicapai.
Kebutuhan inilah yang kemudian dikomunikasikan kepada software house. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan software house termasuk mengenai layanan purna jual (maintenance) serta cara penggunaan. Ketahui dengan detail hak dan kewajiban yang harus Anda lakukan.
Sebaiknya cari yang memiliki layanan konsultasi gratis. Manfaatkan dengan baik konsultasi ini untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai software atau aplikasi yang akan dikerjakan.
2. Cek Track Recordnya
Melihat kinerja dan portofolio software house menjadi cara terbaik untuk mengukur kemampuan sebuah perusahaan software house. Sebaiknya perusahaan telah memiliki pengalaman mengerjakan proyek yang mirip dengan hal yang diinginkan.
Cek dengan baik, portofolio yang pernah dihasilkan oleh perusahaan software house. Review dari konsumen sebelumnya juga bisa menjadi bahan pertimbangan.
3. Gambaran Proses pengerjaan yang jelas
Carilah software house yang bisa memberikan alur kerja dan proses pengerjaan yang baik. Hal ini penting, agar anda sebagai klien bisa memantau apakah proses kerja berjalan lancar atau tidak.
Pastikan software house yang dipilih bisa dihubungi serta mau untuk melaporkan proses yang berjalan. Pada dasarnya komunikasi antara software house dan klien menjadi hal penting untuk memastikan aplikasi yang dibuat sesuai dengan kebutuhan.
Telaah dengan baik proses pengerjaan. Pastikan proses dan waktu pengerjaan masuk akal dan bisa diterima.
4. Sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru
Teknologi selalu berkembang dengan cepat. Karena itu pastikan aplikasi atau software yang akan dibuat sesuai dengan perkembangan teknologi terbaik. Selain itu, pastikan pula apakah aplikasi yang dibuat mendukung untuk dilakukan pemutakhiran secara mudah.
5. Harga yang reasonable
Dalam pembuatan aplikasi, software atau website, pertimbanganfaktor harga bukan sekadar mencari harga termurah. Jika hanya fokus mencari sofware house dengan harga murah, seringkali justru tidak sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Jadi pastikan harga yang dikeluarkan sesuai dengan kesulitan dan kompleksitas dari aplikasi yang dibuat.
Sebaiknya pelaku bisnis telah memiliki gambaran besaran budget yang akan dialokasikan. Inilah pentingnya tahap konsultasi agar Anda bisa memiliki gambaran kompleksitas aplikasi yang akan dibuat dengan harga yang ditawarkan.













