Setiap olahraga di Indonesia memiliki induk organisasi cabang olahraga masing-masing. Kepopuleran nama induk organisasi olahraga ini sangat tergantung dari cabang olahraga tersebut.
Misalnya induk organisasi olahraga sepak bola, bulu tangkis, atletik merupakan olahraga yang induk organisasinya cukup familiar.
Sejarah organsasi olah raga di Indonesia bisa dibilang telah berlangsung cukup panjang. Tak sedikit dari organisasi olahraga tersebut yang mengalami pasang surut kepengurusan. Termasuk terjadinya dualisme kepemimpinan.
Manfaat dan Fungsi Induk Organisasi Cabang Olahraga di Indonesia
Secara umum, manfaat dan fungsi induk organisasi cabang olahraga di Indonesia yaitu melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi. Hal ini seperti disebutkan dalam UU No. 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan pasal 28 ayat 2.
Induk organisasi cabang olahraga juga berhak untuk mengeluarkan sertifikat kompetensi terhadap pelatih olahraga. (Pasal 26 ayat 7)
Selain itu juga bertugas untuk memastikan adanya kepastian hukum perlindungan bagi olahragawan dan pelaku olahraga. (Pasal 36 ayat 1).
Daftar Induk Organisasi Cabang Olahraga di Indonesia
IMI (Ikatan Motor Indonesia)
Organisasi induk cabang olahraga bermotor baik mobil maupun sepeda motor di Indonesia. IMI sebelumnya bernama Javache Motor Club yang didirikan pada 27 Maret 1906. Selanjutnya Javache Motor Club mengalami perubahan nama menjadi Het Koningklije Nederlands Indische Motor Club (KNIMC). KNIMC kembali lalu menjadi Indonesische Motor Club (IMC). Saat IMC diambil alih oleh pemerintah Indonesia, nama IMC pun diganti menjadi Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang digunakan hingga sekarang. IMI menjadi anggota dari berbagai organisasi internasional seperti AIT, FIA, OTA dan juga FIM.
PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia)
Induk organisasi dari sepak bola di Indonesia. Di tingkat Internasional, PSSI menjadi anggota FIFA (Fédération Internationale de Football Association) sejak tahun 1952 dan AFC (Asian Football Confederation) sejak tahun 1954. PSSI didirikan pada tanggal 19 April 1930 atas inisiasi Soeratin Sosrosoegondo.
IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia)
Induk olahraga pencak silat di Indonesia. IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). IPSI lahir pada 18 Mei 1948 di Surakarta, Jawa Tengah.
PERCASI (Persatuan Catur Seluruh Indonesia)
Persatuan Catur Seluruh Indonesia disingkat PERTJASI (PERCASI) telah berdiri sejak tahun 1948. Tetapi karena merupakan masa peralihan, PERCASI menetapkan 17 Agustus 1950 sebagai tanggal resmi berdirinya dan berkedudukan di Yogyakarta. Pada tahun 1955, kedudukan PERCASI dipindahkan dari Yogyakarta ke Jakarta. Selanjutnya bergabung sebagai anggota Federation Internationale Des Echecs atau Federasi Catur Internasional (FIDE). pada tahun 1960.
PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga atletik di Indonesia. Eddi Purnomo (2011) mengungkapkan bahwa sejarah PASI tidak bisa dipisahkan dari penyelenggaraan PON I pada tahun 1948 di Solo. Untuk menghadapi event tersebut, tokoh atletik kemudian berkumpul di Semarang pada 3 September 1950 dan membentuk organisasi atletik di Indonesia. Saat ini PASI menjadi anggota dari World Athletics yang sebelumnya bernama International Association of Athletics Federations (IAAF) bersama dengan 214 federasi lainnya. Selain itu PASI juga menjadi anggota dari Asian Athletics Association.
Aquatik Indonesia
Induk olahraga renang di Indonesia. Sebelumnya bernama Persatuan Renang Seluruh Indonesia. Didirikan pada tanggal 21 Maret 1951. Pergantian nama dan logo dilakukan pada Munas Khusus di Jakarta pada 5 Agustus 2023. Pergantian ini sebagai respon dari perubahan yang juga dilakukan Federation Internationale de Natation (FINA) yang berubah menjadi World Aquatics.
PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga bulu tangkis di Indonesia. PBSI lahir pada tanggal 5 Mei 1951 di Bandung atas inisasi Sudirman Cs yang menginginkan munculnya satu wadah organisasi bulu tangkis. Indonesia kemudian menjadi anggotan International Badminton Federation (IBF) pada tahun 1954. Induk organisasi bulu tangkis internasional ini kemudian berganti nama menjadi Badminton World Federation (BWF).
PERPANI (Persatuan Panahan Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga panahan. Didirikan di Yogyakarta atas prakarsa Sri Paku Alam VIII pada 12 Juli 1953. Selanjutnya bergabung dengan keanggotaan FITA (Federation Internationale de Tir A L’arc) pada tahun 1959. Panahan menjadi cabang olahraga yang yang dipertandingkan di PON I Solo. Cabang ini bahkan diikuti oleh banyak peserta.
GABSI (Gabungan Bridge Seluruh Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga bridge. Didirikan pada tanggal 12 Desember 1953 di Surabaya oleh Willy Th.Roring, perwira TNI-AL beserta rekan-rekannya.
PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia)
Bola voli baru dipertandingkan secara nasional pada PON II di Jakarta tahun 1951. Adapun induk organisasi cabang olahraga bola voli didirikan pada 22 Januari 1955. Selanjutnya di tahun 1955, PBVSI menjadi anggota dari Fédération Internationale de Volleyball (FIVB).
POBSI (Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia)
Dikutip dari AD/ART POBSI, organisasi ini didirikan pada tanggal 9 Oktober 1953.
PJSI (Persatuan Judo Seluruh Indonesia)
Didirikan pada 25 Desember 1955. Saat ini PJSI juga menjadi anggota International Judo Federation (IJF). Judo dipertandingkan pertama kali di PON IV Makassar pada tahun 1957.
ISSI (Ikatan Sport Sepeda Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga sepada di Indonesia. ISSI didirikan pada tanggal 20 Mei 1956 di Kota Semarang. ISSI merupakan anggota dari UCI (Union Cycliste Internationale) dan ACC (Asian Cycling Confederation).
PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga gulat di Indonesia. Didirikan pada 7 Februari 1960. Saat itu Indonesia mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Asian Games 1962. Gulat mulai dipertandingkan di PON V pada September 1961 di Bandung.
PERSANI (Persatuan Senam Indonesia)
Cikal bakal kelahiran Persani yaitu mempersiapkan keikutsertaaan dalam ajang Games of The New Emerging Forces (GANEFO) pada 1964. PERSANI didirikan pada 14 Juli 1963.
PORDASI (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia)
Induk olahraga berkuda di Indonesia. Didirkan pada 9 Juni 1966 yang ditandai dengan musyawarah pertama. Pada awalnya didirikan dengan satu komisi yaitu kuda pacu. PORDASI diakui sebagai federasi nasional olahraga berkuda oleh Fédération Equestre Internationale (FEI) yang merupakan federasi berkuda internasional.
FASI (Federasi Aero Sport Indonesia)
Organisasi yang mewadahi cabang olahraga kedirgantaraan di Indonesia. FASI didirikan pada tanggal 17 Januari 1972. FASI merupakan National Airsport Control dari Federation Aeronautique Internationale (NAC FAI) untuk negara Republik Indonesia.
PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia)
PODSI mewadahi cabang olahraga dayung. Adapun secara internasional masing-masing cabang memiliki induk organisasi masing-masing. PODSI mewadahi cabang rowing, canoeing, dragon boat dan stand up paddle. PODSI didirkan pada 4 Agustus 1977. Sebelumnya masih tergabung dengan PEROPI (Persatuan Olahraga Perairan Indonesia) bersama cabang olahraga layar, ski air, dan sebagainya.
FPTI (Federasi Panjat Tebing Indonesia)
Didirikan pada tanggal 21 April 1988. Awalnya diberi nama Federasi Panjat Tebing dan Gunung Indonesia (FPTGI) yang kemudian menjadi seperti saat ini pada tahun 1990.
WI (Wushu Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga wushu. Didirikan oleh Brigjen TNI IGK Manila di Jakarta pada 10 November 1992.
IODI (Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia)
Induk organisasi cabang olahraga dansa/dancesport. IODI didirikan pada 12 Juli 2002. Selain tergabung di KONI dan KOI, juga bergabung dalam keanggotaan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia. Selain itu IODI juga menjadi anggota World DanceSport Federation (WDSF). Seperti diketahui Olahraga dansa/Dancesport adalah perpaduan antara gerakan tari dan gerakan tubuh.
Dikutip dari Ensiklopedi Hari Peringatan (mnulis.com)














