JAKARTA, ANALISA INDONESIA – Saham marketplace terbesar di Amerika Serikat, Amazon dilaporkan meningkat. Dilaporkan harga saham Amazon naik 5,3 persen. Nilai itu mencapai rekor tertinggi pada Selasa (14/4).
Seperti dilansir The Guardin, Jumat (17/4) perubahaan gaya hidup belanja para konsumen selama pandemi membuat permintaan secara virtual dari rumah menjadi lebih banyak. Lonjakan permintaan mendorong bisnis Amazon justru naik.
Naiknya saham Amazon juga mendorong kenaikan kekayaan Jeff Bezos yang memiliki 11 persen saham di Amazon. Tercatat, kekayaan wirausahawan yang menjadi CEO Amazon itu meningkat sebanyak 20 persen atau 24 miliar dolar AS selama empat bulan terakhir.
Menurut Bloomberg Billionaires Index, Bezos adalah salah satu dari sedikit miliarder yang telah melihat peningkatan kekayaan bersihnya sejak awal 2020.
Tingginya permintaan membuat Amazon mempekerjakan 100.000 pekerja tambahan AS untuk mengatasi permintaan.
Tercatat mereka akan mempekerjakan 75.000 lagi. Akibat besarnya permintaan, Konsumen harus antre karena permintaan melebihi slot pengiriman Amazon.
Perusahaan mencatat, jumlah penjual di jaringan toko Whole Foods yang menawarkan antar barang meningkat dari 80 menjadi 150 lokasi.
Seperti diketahui, Amazon mengakuisisi Whole Foods senilai US$ 13,7 miliar pada Agustus 2017. Perusahaan yang dipimpin Jeff Bezos ini pun melengkapi layanan menjadi Online to Offline (O2O) lewat pemesanan online dan langsung ke toko.














