Breaking

Memanfaatkan Peluang Bisnis Dari Aplikasi Android

Google dalam survei bertajuk Think Tech, Rise of Foldables: The Next Big Thing in Smartphone mengungkapkan pada tahun 2023 terdapat 354 juta smartphone yang beredar di Indonesia. Jika dikomparasikan dengan jumlah penduduk sebesar 278,69 juta (BPS, 2023) maka itu berarti jumlah smartphone lebih besar dari jumlah populasi Indonesia.

Hasil studi ini menunjukkan besarnya pengguna smartphone yang sebagian besarnya menggunakan sistem operasi android. Hal ini sejalan dengan survei yang dilakukan oleh Insider Monkey yang menyebutkan jika android menguasai 70,93% pangsa pasar smartphone global pada tahun 2023.

Besarnya laju pengguna android menjadi peluang bisnis yang potensial. Setidaknya terdapat dua model bisnis berbasis aplikasi android yang bisa dijalankan.

  • Menghadirkan bisnis di android. Model bisnis ini cocok digunakan untuk pemilik toko online atau Anda yang ingin membangun marketplace dalam bentuk aplikasi Android. Pemilik bisnis juga bisa membangun sistem membership dengan aplikasi android. Dengan membership pemilik bisnis bisa membagikan voucher diskon dan promosi secara lebih mudah dan langsung diterima pelanggan dibandingkan membagikan informasi melalui e-mail marketing.
  • Berbisnis di aplikasi android. Model ini jenis ini murni membangun bisnisnya di aplikasi android. Salah satu yang saat ini sedang marak yaitu aplikasi baca buku online. Bisa pula digunakan oleh pemilik blog atau situs berita yang ingin menghadirkan blog atau webnya dalam bentuk aplikasi sehingga memudahkan pembaca.

Selain kedua model bisnis di atas, aplikasi android juga bisa dimanfaatkan oleh pemilik bisnis atau perusahaan untuk memudahkan pelanggan/karyawan. Sistem absensi kantor hingga dukungan administrasi antar bagian.

Kesulitan Dalam Membangun Bisnis Berbasis Aplikasi Android

Kesulitan sumber daya dalam pembuatan aplikasi

Banyak orang yang masih enggan masuk ke bisnis yang berbasis aplikasi karena menganggap sulitnya membuat aplikasi atau mencari jasa terpercaya dalam pembuatan aplikasi andoid. Padahal saat ini, telah banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembuatan aplikasi android yang menawarkan pembuatan aplikasi dengan biaya yang murah.

Jika selama ini menganggap membuat aplikasi android sebagai halangan dalam membuat bisnis berbasis android, seharusnya kendala ini sudah bisa diatasi.

Kesulitan memasarkan aplikasi

Bagian kedua ini sama sulitnya dengan membangun bisnis di platform manapun. Tidak hanya di aplikasi, bahkan mendatangkan pengunjung ke lokasi bisnis offline juga membutuhkan upaya.

Salah satu caranya bisa dengan beriklan. Iklan bisa dilakukan menggunakan media sosial atau beriklan di Google. Bisa juga menggunakan jasa pemengaruh (influencer). Solusi lain yang bisa dilakukan agar pelanggan atau calon konsumen mau menginstal aplikasi yaitu dengan memberikan voucher diskon atau tawaran menarik lainnya.

Harga Pembuatan Aplikasi Android

Tidak ada harga pasti dari pembuatan aplikasi android. Alfa Digital Solution misalnya yang merupakan jasa pembuatan aplikasi android menawarkan harga mulai dari 5 juta untuk pembuatan aplikasi web view. Adapun untuk aplikasi mobile sederhana mulai dari 25 juta. Untuk pembuatan aplikasi mobile apps e-commerce, perusahaan ini menawarkan harga mulai dari Rp. 60 juta. Tentu saja harga ini merupakan harga estimasi, karena nantinya akan disesuaikan dengan spesifikasi dari mobile apps yang akan dibuat.

Dalam memilih jasa pembuatan aplikasi pastikan perusahaan yang memiliki tim profesional, pengerjaan sesuai jadwal, keamanan terjamin, memberikan garansi hingga bisa memberikan solusi dari permasalahan secara tepat.

Sebelum memutuskan membuat aplikasi, Anda seharusnya telah mengetahui dengan jelas model bisnis yang akan dibuat menjadi aplikasi. Sebaiknya sudah mengetahui alur dari aplikasi yang akan dibuat sehingga memudahkan dalam berkomunikasi dengan pihak pembuat aplikasi.

Leave a Comment