Breaking

Mengenal Hidrokarbon dan Turunannya yang Diaplikasi Sebagai Minyak Bumi

Redaksi Analisa

28 September 2020

Oleh : Syarifah Sheila Azmi           
Penulis adalah mahasiswi Pendidikan IPA Universitas Negeri Medan

***

Senyawa Organik merupakan turunan dari golongan senyawa yang dikenal sebagai hidrokarbon, karena senyawa hidrokarbon terbuat dari Hidrogen (H) dan Karbon (C). Berdasarkan Strukturnya, Hidrokarbon dibagi menjadi dua golongan utama, yaitu alifatik dan aromatik.

Senyawa Hidrokarbon alifatik dibagi menjadi tiga bagian yaitu : Alkana memiliki ikatan tunggal, Alkena berikatan rangkap dua, sedangkan Alkuna berikatan rangkap tiga.

Kegunaan Senyawa Alkana Bagi Kehidupan :

1. Gas alam

Sumber utama dari alkana adalah gas alam dan minyak bumi. Gas alam terutama mengandung metana (CH4) sebanyak 60% – 80%, etana, propana dan butana dalam jumlah sedikit. Gas alam akan lebih mudah diangkut jika dicairkan pada suhu -161OC . LPG (Liquified Petroleum Gas) atau Elpiji merupakan gas alam yang dikemas dan dimampatkan hingga mencair dalam tabung kedap dan kuat sehingga sering disebut LNG (liquified Natural Gas), yaitu gas alam cair.

2. Minyak Tanah

Minyak Tanah merupakan salah satu komponen minyak bumi. Minyak bumi terbentuk dari hewan dan organisme yang terkubur selama ratusan tahun.  Minyak bumi tersusun dari beberapa senyawa hidrokarbon seperti bensin, kerosin, solar. Pemisahan minyak tanah dan senyawa – senyawa hidrokarbon dilakukan dengan metode fraksinasi

Minyak Bumi adalah sumber energi terbesar dalam kehidupan manusia. Sebagian besar penyusun dari  minyak bumi adalah senyawa alkana. Minyak bumi terbentuk dari bahan renik yang tertimbun jutaan tahun yang lalu. Lamanya pembentukan minyak bumi itu sendiri  yang menjadikan minyak bumi dikatakan sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui.

Pembentukan minyak bumi yang mencapai ratusan bahkan sampai jutaan tahun menyebabkan minyak bumi sebagai sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Jadi himbauan atau peringatan untuk kita semua agar menghemat penggunaan produk minyak bumi.

Ketika minyak bumi diambil dari dalam tanah melalui proses pengeboran maka akan didapat minyak bumi yang masih merupakan campuran (disebut minyak mentah atau crude oil). Minyak mentah adalah campuran antara komponen utama, yaitu hidrokarbon alifatik dari rantai C paling sederhana sampai rantai C yang Panjang.

Tingkatan minyak bumi dari segi struktur kimia berdasarkan harga dari yang paling murah yaitu premium dilanjutkan dengan pertalite dan termahal adalah pertamax. Pertamax yang termahal karena susunan nya sudah kompleks. Semakin kompleks struktur kimianya maka semakin tinggi juga harga jual.

Bensin, oil dan solar adalah hasil dari pengolahan minyak mentah.

Bensin : Bahan bakar bagi kendaraan bermotor. Nama lain dari bensin adalah petrol dan gasoline yang merupakan fraksi hasil pemisahan minyak bumi. (Salirawati, 2007)

Proses pembentukan minyak bumi terdiri dari Tiga Fase

  1. Fase Pembentukan

Fase pembentukan terjadi pengumpulan dan pengawetan zat organik di dalam sedimen serta transformasi zat organik menjadi minyak bumi.  Zat organik adalah sumber utama pembentuk minyak bumi (termasuk gas alam). Zat organik bisa di dapat dari hewan maupun tumbuhan.

2. Fase Migrasi

Minyak bumi yang sudah terbentuk akan mengalami penyebaran atau migrasi (perpindahan) di dalam batuan sedimen ke perangkap tempat minyak bumi itu ditemukan. Minyak bumi biasanya terakumulasi di dalam batuan sedimen yang tidak halus, berpori, dan bersifat permeable.

3. Akumulasi minyak bumi

Tetes minyak yang tersebar di dalam lapisan sedimen terakumulasi menjadi satu kluster minyak yang jumlahnya sangat besar. Minyak yang terakumulasi akan bisa dimanfaatkan dan digunakan. (Haryata, 2019)

Penggunaan minyak bumi secara berlebihan juga tidak baik sehingga dapat menimbulkan dampak dari penggunaan minyak bumi itu sendiri. Misalnya, pemanasan global, pencemaran udara, mengganggu kesehatan  dan lahan tanah dapat menipis.

Upaya Pencegahan dari dampak penggunaan minyak bumi dalam kehidupan sehari – hari kita bisa mengganti bahan utama dengan memproduksi Biodiesel. Pembuatan Biodiesel dapat dilakukan dengan mengambil sumber utama dari tumbuh-tumbuhan (bahan bakar dengan menggunakan bahan lemak nabati maupun hewani) yang nantinya akan direaksikan dengan methanol untuk dapat menghasilkan minyak yang bernama metal ester atau biodesel tersebut.

Di Indonesia terdapat  banyak tumbuhan untuk dapat diolah menjadi produk biodiesel itu sendiri  seperti minyak kelapa, minyak jarak pagar dan minyak kedelai

1 thought on “Mengenal Hidrokarbon dan Turunannya yang Diaplikasi Sebagai Minyak Bumi”

Leave a Comment