Breaking

Startup AI Xerpihan Penuhi Kebutuhan Penulisan dan Transkripsi (speech-to-text) Bahasa Indonesia dan Inggris

YOGYAKARTA, ANALISA INDONESIA – Di era digital ini, ada 2 hal yang secara masif diproduksi berbagai pihak: tulisan dan video. Kenyataan ini bisa dilihat dari terdapat 7.5 juta blog posts baru di internet dan 720,000 jam video yang terupload di YouTube setiap harinya.

Produksi konten digital tersebut adalah hal yang penting guna menyampaikan informasi dari satu pihak ke pihak lainnya. Dengan masifnya angka konten digital tersebut, Xerpihan hadir untuk mempermudah sekaligus mengedukasi penulisan dan produksi video dengan transkripsi.

Hingga kini, Xerpihan telah mengadakan 7 event yang mendatangkan tokoh-tokoh penulisan mulai dari Ivan Lanin (Direktur Narabahasa), Fauzan Al Rasyid (Senior Editor Russian Beyond), Rohman Hikmat (Duta Bahasa Jawa Barat), Birrul Qodriyah (Peraih LPDP Awardee), Eko Saputra Poceratu (Penulis Buku Puisi), dan Adi Wahyu Adji (CEO Rumah Kepemimpinan) melalui Live IG akun @xerpihan.

“Tak lama lagi, kami pun siap memberikan tool berupa audio-to-text dan aplikasi writing assistant untuk bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang harapannya dapat membantu kebutuhan tulis-menulis dan konten digital tiap harinya,” ungkap Yasa Nugroho selaku CEO Xerpihan dalam keterangan tertulis yang diterima Analisa.id pada Rabu, 14/4/2021.

Di lain sisi, Xerpihan juga menyediakan jasa profesionalnya untuk penerjemahan, proofreading, pembuatan takarir (subtitle), dan transkripsi dalam dua bahasa tersebut. Ini dilakukan karena belum ada platform intuitif yang dapat memberikan solusi atas kebutuhan tersebut.

Didirikan pada September 2020, Xerpihan telah melayani sejumlah klien untuk proofread, translation, subtitle, hingga transkripsi dari berbagai perusahaan dan lembaga. Informasi terbaru mengenai startup artificial intelligence untuk memperbaiki penulisan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ini dapat diikuti melalui laman mereka di xerpihan.id.

Leave a Comment