Breaking

Tips Menjadi Youtuber Bagi Konten Kreator Pemula

Menjadi youtuber saat ini banyak dilakoni sebagai salah satu cara mendapatkan penghasilan di ruang digital. Walaupun sebenarnya, Youtuber hanyalah salah satu bagian, karena youtuber adalah sebutan untuk mereka yang memproduksi konten video di platform Youtube. Paling tepat sebenarnya adalah menyebut mereka sebagai konten kreator. Konten kreator bisa saja mempublikasikan konten mereka di youtube, tiktok, instagram atau platform laonnya.

Youtube dipilih untuk menjadi ruang berkreasi memasukkan konten yang dibuat salah satunya karena komunitas yang ada di youtube telah terbentuk dan mapan. Antara kreator, penonton dan Youtube sudah memiliki ikatan yang kuat. Selain itu tentu saja karena adanya potensi penghasilan yang ada di youtube.

Cara menjadi youtuber tentu saja cukup mudah karena hanya memiliki akun youtube semua orang bisa membuat channel youtube. Tetapi menjadi youtube dengan basis penonton yang banyak serta channel youtube yang mendapatkan penghasilan mesti dipelajari. Tulisan ini sedikit banyak akan mengulas beberapa cara mendapatkan penghasilan youtube. Adapun mengenai tips produksi konten, bisa diulas di artikel lain.

Cara Mendapatkan Penghasilan dari Youtube

Bagi youtuber pemula banyak pihak yang menyarankan untuk tidak fokus dari pendapat yang akan didapatkan dari youtube. Tetapi fokus pada menjadikan konten kreator sebagai passion. Dalam jangka panjang, nasihat ini benar karena menjadi youtuber harus meluangkan waktu dan pemikiran untuk membuat konten yang baik.

Tetapi untuk jangka pendek, potensi penghasilan juga penting bagi youtuber pemula. Penghasilan dan impact dari penonton merupakan kekuatan untuk memulai memproduksi konten di masa-masa awal. Seiriing berjalannya waktu, kualitas video akan semakin baik sejalan dengan semakin besarnya jumlah penonton yang didapatkan.

Tak sedikit selebriti yang awalnya iseng membuat konten youtube, tetapi setelah mengetahui pendapatan mereka, akhirnya menekuni membuat konten youtube dan bahkan membuat rumah produksi mereka yang sebelumnya hanya menjadikan diri sendiri sebagai talent.

Secara sederhana penghasilan bagi konten kreator di youtube terdiri dari tiga macam.

1. Youtube Partner Program

Penghasilan yang berasal Youtube Partner Program (YPP) atau yang biasa kita sebuat sebagai adsense youtube. Saat mengunggah video, youtube akan menempatkan iklan yang hasilnya akan dibagi kepada pemilik video. Bisa dibilang, program ini menjadi target youtuber pemula. Bahkan, berdasarkan update terbaru youtube, video yang tidak dimonetisasi oleh pemiliknya, tetap akan dipasangi iklan oleh youtube yang tentu saja hasilnya akan menjadi milik youtube sendiri. Itulah mengapa setiap youtuber harus memonetisasi konten mereka.

Lalu apa saja syarat memonetisasi channel youtube? Syarat memonetisasi channel youtube terbaru menyebutkan syarat yaitu memiliki minimal 1.000 subscriber; Sudah ditonton 4.000 jam dalam satu tahun; Mengaktifkan verifikasi 2 langkah; Serta tidak melanggar pedoman Google.

Bagi youtuber pemula, permasalahan paling sering di dapatkan saat mendaftar adsense di youtube adalah kesulitan mendapatkan jumlah jam tayang. Salah satunya dengan menggunakan jasa view. Tetapi harus diperhatikan untuk memiliki jasa view yang penontonnya benar-benar manusia. Sehingga jam tayang yang didapatkan benar-benar tercatat di sistem youtube.

Rajakomen-salah satu penyedia jasa view

Dan bagi youtuber pemula, tentu saja memproduksi konten secara rutin merupakan keharusan. Konten yang diproduksi secara konsisten, selain akan mengundang banyak penonton, juga secara tidak langsung akan mengasah kemampuan konten kreator untuk menghasilkan konten yang lebih baik. 

Youtube Partner Program juga berkembang di Youtube. Kita tidak hanya sebatas iklan tetapi juga beberapa bagian dari youtube memungkinkan di monetisasi seperti short dan juga berlangganan channel. Untuk youtuber pemula, short video masih agak sulit mendapatkan penghasilan dan opsi channel berlangganan hanya bisa yang sudah memiliki basis penonton yang mapan.

2. Iklan Pihak Ketiga

adalah penghasilan yang berasal dari iklan atau placemen dari pihak ketiga.  Penghasilan seperti ini akan sangat sulit bagi youtuber pemula. Terdapat sejumlah syarat yang diajukan oleh klien, tetapi seiring dengan semakin berkembangnya channel youtube yang dimiliki maka mitra iklan akan datang dengan sendiri.

Bagi youtuber pemula, satu hal yang harus diingat bahwa karena adanya potensi iklan dari placement iklan pihak ketiga, pastikan untuk memproduksi konten yang ramah iklan, sehingga ketika channel berkembang dengan baik, calon pengiklan yang biasanya berasal dari agency mau untuk mempertimbangkan channel yang kita miliki.

Pertimbangkan pula untuk Anda yang ingin membuat youtube kategori kids, youtube sangat membatasi iklan dari pihak ketiga karena menganggap anak-anak tidak boleh diimingi-imingi penjualan produk.

3. Promosi jualan atau affliate

Menggunakan youtube sebagai sarana jualan milik kita bisa dilakukan di youtube. Biasanya paling cocok untuk Anda yang menawarkan jasa tertentu. Skill atau kemampuan kita bisa diperlihatkan di youtube sehingga orang yang kebetulan membutuhkan jasa kita bisa mempertimbangkan bahwa kita merupakan orang yang tepat untuk mengerjakan hal tersebut.

Affiliate juga bisa dilakukan yaitu dengan memberikan link tertentu yang di mana setiap pembelian dari link yang kita tebar, akan mendapatkan imbalan. Tentu saja kita harus mendaftar untuk mempromosikan affiliate. Bisa di Shopee Affiliate, atau affliate wisata, maupuan affiliate produk digital tergantung dari ceruk (niche) yang banyak diangkat di video kita.

Leave a Comment