Pulau Bali dikenal karena keindahan alam dan pesona mahakarya seni. Sawah terasering Tegalalang merupakan objek wisata ternama yang terdapat di Ubud yang menunjukkan bagaimana keindahan alam menyatu dengan cita rasa seni masyarakatnya. Bali dan seni seperti dua kata yang tak terpisahkan. Tak lengkap menikmati keindahan alam Bali, tanpa mengunjungi museum dan galeri seni yang menyajikan cita rasa seni Bali.
Jika kebetulan kamu sedang berada di Ubud, Gianyar sebaiknya tak melewatkan untuk berkunjung ke museum dan galeri seni. Kamu tidak harus seorang seniman atau pelaku industri seni untuk bisa menikmati mahakarya seni di Ubud Bali.
Ubud memang dikenal dengan seni ukir kayunya. Salah satuya di Desa Mas Ubud yang berada di Kecamatan Ubud. Kekhasan desa ini tercermin dari jejeran art shop yang memajang karya beragam seniman.
Ubud juga ternama dengan pasar seni Ubud. Terletak di Jalan Sukawati, tempat ini menyajikan beragam karya seni mulai dari batik, keramik, dan beragam kerajinan lain yang terbuat dari rotan hingga perak. Karya seni berupa patung, lukisan dan kerajinan tangan tersaji di pasar ini.
Buat kamu yang ingin menambah pengetahuan tentang seni atau sekadar tertarik mengagumi karya seni, saat liburan ke Ubud tidak ada salahnya jika kamu mengunjungi salah satu dari museum dan galeri seni ternama di Ubud berikut.
1. Museum ARMA
Bagi penyuka lukisan, jangan melewatkan untuk mengunjungi Agung Rai Museum of Art yang terdapat di Ubud Bali. Dengan arsitektur khas Bali, museum ini menyajikan beragam lukisan Bali yang indah. Selain museum, tempat ini juga menyediakan resort.
Harga tiket di Museum ARMA untuk dewasa Rp. 150.000, pelajar Rp. 75.000 dan gratis untuk anak-anak berusia di bawah 7 tahun. Tiket di Museum ARMA digunakan untuk mendukung seni dan seniman sebagai bagian untuk pelestarian dan promosi warisan budaya.
2. Museum Neka Ubud
Masih menyajikan karya lukisan, museum Neka Ubud juga menjadi tempat menarik untuk dikunjungi. Di museum ini terdapat lukisan karya Affandi yaitu lukisan Tari Barong & Rangda. Tercatat kurang lebih 400 lukisan terdapat di museum ini.
Museum ini didirikan oleh Pande Wayan Suteja Neka. Museum ini diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. Daoed Joesoef pada 7 Juli 1982.
Harga tiket Museum Neka Ubud yaitu Rp. 150.000. Museum ini buka dari jam 9 pagi hingga 17.00 sore.
3. The Blanco Renaissance Museum
Terletak di Ubud Bali, Museum ini dibuka untuk umum pada 28 Desember 1998. Antonio Blanco merupakan pelukis kelahiran Filipina yang kemudian menikah dengan gadis Bali. Ia kemudian datang ke Bali pada tahun 1952. Raja Ubud memberikan Blanco sebidang tanah yang kemudian dijadikan tempat bermukim sekaligus studio tempatnya melukis.
Museum Blanco merupakan tempat yang tepat untuk mengenal kehidupan pelukis ini. Terletak di Desa Campuan Ubud Bali, pengunjung akan mengenal percampuran budaya Bali dan Eropa. Selain melihat lukisan di galery, pengunjung juga bisa mengunjungi studio, kafe, amphiteater, dan juga pura keluarga.
Harga tiket The Blanco Renaissance Museum Campuan, Ubud adalah Rp. 100.000 untuk turis Internasional, Rp. 55.000 untuk turis lokal dan tersedia harga khusus untuk peserta grup wisata. Museum dibuka untuk publik pukul 10.00 – 17.000 termasuk hari Minggu dan libur.
4. Museum Rudana
Museum ini memamerkan karya seniman Bali. Karya-karya pelukis seperti I Gusti Nyoman Lempad, Nyoman Gunarsa, hingga Made Wianta bisa dinikmati pengunjung. Selain itu juga terdapat karya seniman Indonesia di luar Bali seperti Affandi, Basuki Abdullah, Srihadi Soedarsono dan juga Sunaryo Sutono. Karya Antonio Blanco pun bisa dinikmati pengunjungi di museum milik Nyoman Rudana ini.
Menariknya museum ini menyediakan tiket yang bisa dikoleksi pengunjung. Tiket museum bisa difungsikan sebagai kartu pos dengan gambar yang menarik. Harga tiket mulai Rp. 100.000.
5. Museum Puri Lukisan Ratna Wartha
Museum Puri Lukisan merupakan museum tertua yang ada di Bali. Museum yang terletak di Jalan Raya Ubud ini berdiri sejak tahun 1936 dan dibuka untuk umum pada tahun 1954.
Mirip dengan idealisme museum lain di Bali, museum ini untuk melestarikan lukisan Bali yang banyak tersebar di luar negeri. Harga tiket Rp. 100.000. Museum ini menjadi Traveller’s Choice 2023 di Tripadvisor













