Oleh : Yohana Elisabet
Penulis adalah mahasiswi Bilingual Chemistry Education Universitas Negeri Medan
***
IPTEK membuat masyarakat tidak ribet dalam berbagai hal. Menjaga kebersihan tubuh sangat penting. Jika kita hendak makan, dapat menggunakan hand sanitizer untuk membersihkan tangan kita. Maka bakteri dan virus yang ada pada tangan kita akan berkurang. Pada zaman ini, penggunaan hand sanitizer sudah hal yang lazim setiap selesai melakukan aktivitas untuk menjaga kebersihan tangan.
Masyarakat Indonesia saat ini memiliki berbagai cara dalam menjaga kebersihan tangan. Dintaranya penggunaan hand sanitizer, yang dapat digunakan dimana saja untuk menjaga kebersihan tangan.
Hand sanitizer dibuat dari bahan – bahan yang dapat mebunuh virus dan bakteri yaItu ethanol, gliserol, hidrogen peroksida, aquades. Ethanol yang terkadung dapat mengurangi keberadaan kuman dan bakteri.
Pada artikel DJKN DKI Jakarta, menurut (WHO), mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir dapat membunuh virus yang ada di tangan.
Menurut (LIPI), Joddy Arya Laksmono, menyatakan sabun maupun hand sanitizer dapat membunuh virus Covid-19. Efektifitas kdua bahan kimia itu dapat dilihat saat penggunaannya. Mencuci tangan dengan sabun lebih baik, jika air bersih tidak ada penggunaan hand sanitizer tetap dapat dilakukan.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of New South Wales, Australia, menyebutkan dinding virus Covid-19 salah satunya terdiri dari serangkaian jaringan lemak bilayer. Menurut Joddy, sabun dapat membunuh virus melalui pembentukan emulsi dengan suatu kotoran. Sabun secara efektif dapat mengikat dan meleburkan lapisan lemak yang terdapat pada dinding virus. Dengan meleburnya dinding virus oleh sabun maka virus akan mati. Menurut para peneliti University of New South Wales, Australia, bahwa mencuci tangan selama 30 detik dengan cara yang benar seperti yang dianjurkan Kemenkes sangat efektif untuk membunuh kuman.
Menurut WHO hand sanitizer terdiri dari beberapa komposisi kimia, seperti alkohol. Alkohol merupakan bahan yang efektif untuk membunuh mikroba. Hasil uji antimikroba untuk senyawa alkohol adalah dapat membunuh bakteri-bakteri patogen hanya dalam waktu 10-20 detik. Anjuran WHO pemakaian hand sanitizer minimal selama 10 detik sesuai dengan hasil uji anti mikrobanya sangat efektif untuk membunuh kuman.
Dampak Negatif Penggunaan Hand sanitizer Berlebihan
Dirangkum dari berbagai sumber, dampak penggunaan hand sanitizer yang berlebihan terhadap kesehatan tubuh:
1.Menyebabkan Iritasi Kulit
Kandungan alkohol di dalam hand sanitizer dapat mengikis kelembapan kulit. Sehingga, kulit menjadi kering, pecah – pecah dan keriput.
2.Risiko Terkena Diare Meningkat
Pada 2011, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat menemukan bahwa orang yang sering menggunakan hand sanitizer yang mengandung triklosan ternyata 6 kali lebih beresiko terkena norovirus. Norovirus adalah virus yang menyerang alat pencernaan.
Hand sanitizer mampu membunuh semua jenis bakteri. Mahmoobeh Mahdavina, profesor rekanan bagian alergi dan imunologi di Rush University, mengatakan bahwa ketika koloni bakteri baik di tangan terbunuh, mikroorganisme di usus juga akan terpengaruh. Akibatnya, imun melemah dan tubuh lebih sensitif terhadap bakteri yang menimbulkan masalah pencernaan, seperti diare. Hal ini bisa diatasi dengan memberikan asupan pada tubuh dengan konsumsi yogurt, dan menghabiskan waktu di alam terbuka.
3.Tidak Bisa Membunuh Semua Jenis Bakteri
Hnd sanitizer dapat membunuh virus corona, tetapi tidak semua jenis bakteri. Gel pembersih tangan ini tidak bisa membunuh bakteri penyebab diare, Clostridium difficile, norovirus dan Cryptosporidium. Soma Mandal, internis di Summit Medical Group Berkeley Heights, New Jersey, Amerika Serikat, merekomendasikan penggunaan hand sanitizer sebagai selingan saja. Bukan pengganti dari kegiatan cuci tangan.
4.Bisa menyebabkan keracunan
Kandungan alkohol dan triklosan yang berlebih di atas 90% dalam campuran, akan berbahaya jika masuk ke dalam tubuh manusia melalui makanan.
5. Gangguan Hormon
Efek triclosan yang terdapat pada hand sanitizer dapat menyebabkan gangguan hormonal, sehingga produksi hormon dalam tubuh menjadi tidak stabil.
6. Menurunkan Sistem Imun
Alkohol serta triclosan yang terkandung pada setiap produk hand sanitizer dapat membuat tubuh lebih mudah terserang penyakit.
Itulah beberapa efek samping penggunaan hand sanitizer secara berlebihan. Lebih baik mencuci tangan dengan sabun dan air dari pada menggunakan hand sanitizer.














