Oleh : Grace Angeline Manurung
Penulis adalah Mahasiswa Pendidikan IPA Universitas Negeri Medan
***
COVID 19 saat ini telah menjadi wabah global yang mengubah banyak sektor kehidupan. Pada saat ini Indonesia masih berjuang dalam memberantas virus mematikan tersebut. Seperti dilansir pada Worldometer’s saat ini Indonesia berada di peringkat ke-33 pasien covid 19 terbanyak di dunia.
Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto mengatakan setiap peningkatan kasus Covid-19 yang terjadi tidak berarti merata di setiap provinsi. Ada sebagian provinsi yang mengalami peningkatan kasus, sebagian lagi mengalami tdak ada penambahan kasus. Kondisi ini membuat banyak masyarakat gelisah karena mereka tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk terus menyambung hidup di tengah social distancing dan penerapan salah satu kegiatan stay at home yaitu work from home.
Selain itu hal yang tak kalah penting yaitu mengenai dampak bagi kesehatan yang ditimbulkan akibat sistem penerapan stay at home. Di mana hal ini jelas mengurangi aktivitas keseharian masyarakat dan tentunya apabila tidak diisi dengan kegiatan malah akan menimbulkan berbagai macam penyakit.
Kegiatan work from home ini akan mempengaruhi kesehatan apabila masyarakat tidak aktif dalam melakukan kegiatan seperti hanya terpaku di depan layar monitor saja secara nonstop. Karena, kurang aktivitas yang dilakukan oleh tubuh akan mempengaruhi sistem kerja organ yang tidak bekerja dengan baik.
Sebagaimana diketahui setiap hari nya masyarakat disambut oleh sinar matahari yang dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh, tetapi saat ini ditengah situasi pandemi COVID 19 banyak masyarakat yang terkesan mengurung diri di dalam rumah. Oleh karena itu diperlukannnya pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya tetap mendapatkan sinar matahari di waktu yang tepat untuk meningkatkan kesehatan tubuh ditengah situasi pandemi COVID 19.
Seperti yang dilansir oleh dokter sehat, adapun beberapa manfaat sinar matahari bagi tubuh ditengah situasi pandemi covid 19 adalah sebagai berikut :
1. Sumber Vitamin D
Menerima paparan sinar matahari selama lima menit saja sama artinya dengan memberikan 400 vitamin D pada tubuh, yang dapat membuat tubuh semakin bugar dan sehat untuk melakukan aktivitas work from home secara optimal.
2. Membentuk dan Memperkuat Tulang
Manfaat sinar matahari pagi bagi manusia dapat menyehatkan tulang. Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat membantu penyerapan kalsium di dalam tubuh. Sinar matahari menjadi solusi dalam pembentukan, perbaikan tulang, dan mencegah penyakit seperti rakhitis pada anak-anak dan pengeroposan tulang seperti osteoporosis dan osteomalasia. Hal ini tentunya akan sangat membantu masyarakat untuk tetap semangat dan aktif dalam melakukan aktivitas work from home.
3. Menurunkan Risiko Diabetes
Menurut para ahli, vitamin D dapat mencegah diabetes. Dimana pada situasi pandemi saat ini resiko diabetes cenderung meningkat akibat kurangnya aktivitas yang dialkukan oleh masyarakat. Oleh karena itu pentingnya untuk terus mendapatkan vitamin D yang baik dari sinar matahari.
4. Mengatasi Depresi
Manfaat sinar matahari pagi dapat membantu mengurangi depresi. Di mana di tengah pandemi covid 19 ini bukan hanya berdampak pada kesehatan jasmani saja tetapi juga pada kesehatan mental. Orang yang kurang terpapar sinar matahari, berisiko mengalami bentuk tertentu dari depresi yang disebut seasonal affective disorder (SAD) gangguan afektif musiman. Oleh karena itu pentingnya asupan sinar matahari untuk mengurangi tingkat jenuhan dari penerapan sistem work from home yang dapat memimbulkan depresi.
5. Mengurangi Risiko Tekanan Darah Tinggi
Sebuah penelitian di tahun 2008 di Harvard Medical School menemukan bahwa akibat kurangnya terkena sinar matahari, berisiko mengalami tekanan darah tinggi meningkat.
Selain itu, sinar matahari dapat secara langsung memengaruhi risiko penyakit kardiovaskular menurut penelitian yang sama. Tampaknya vitamin D adalah salah satu hormon yang paling kuat untuk mengatur tekanan darah. Terlebih lagi di tengah situasi pandemi covid 19 ini semakin sulit bagi masyarakat untuk mengurangi resiko tekanan darah tinggi, dikarenakan kecemasan dan kurangnya aktivitas yang dapat membuat masyarakat merasa rileks. Oleh karena itu pentinnya untuk tetap mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup.
6. Menurunkan Kadar Kortisol
Hormon stres dikenal sebagai kortisol. Dimana hormon ini jelas meningkat ditengah situasi pandemi yang mengharuskan masyarakat untuk stay at home yang tentunya membuat masyarakat akan merasa jenuh. Hormon ini dapat meningkatkan nafsu makan dan para ahli menyebutkan bahwa kadar kortisol yang tinggi dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Center for Neuroscience, University of Colorado, ditemukan bahwa manfaat sinar matahari pagi dapat menurunkan kadar kortisol.
7. Meningkatkan Fungsi Otak
Selain meningkatkan kesehatan tulang dan mengatur kadar kalsium, vitamin D terkait dengan beberapa fungsi di seluruh tubuh, termasuk fungsi otak. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa sinar matahari dapat membantu memacu pertumbuhan sel saraf di hippocampus, yang merupakan bagian dari otak untuk bertanggung jawab membentuk, mengatur, dan menyimpan memori. Tingkat vitamin D yang dihasilkan dari paparan sinar matahari dapat meningkatkan fungsi otak pada seseorang. Dimana fungsi otak yang baik sangat diperlukan masyarakat untuk tetap produktif melakukan kegiatan work from home atau bekerja dari rumah.
8. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Manfaat sinar matahari dapat membantu menekan sistem kekebalan yang terlalu aktif. Sel darah putih akan meningkat dengan paparan sinar matahari dan ini memainkan peran penting dalam memerangi penyakit dan menjaga tubuh terhadap infeksi, dan paparan sinar matahari yang cukup sangat membantu sistem kekebalan tubuh yang tetntunya sangat membantu kita untuk dapat melakukan aktivitas di dalam rumah dengan baik ditengah situasi pandemi covid 19.
Seperti yang telah dijelaskan begitu banyak manfaat sinar matahari bagi tubuh yang harus terus didapatkan oleh masayarakat sekalipun di tengah situasi pandemi covid 19. Dimana masyarakat dapat memperoleh sinar matahari pagi dengan meluangkan waktu di pagi hari untuk berjemur dengan tidak lupa tetap menerapkan sistem social distancing. Jika hal ini dapat terus dilakukan oleh masyarakat maka aktivitas yang dilakukan pun dapat terus produktiv tanpa harus merusak organ tubuh.















Terimakasih atas tulisannya, sangat bermanfaat
Art yg sungguh luar biasa ?
Terima kasih untuk informasinya:)
Sangat bermanfaat sekali
Sangat bermanfaat banget informasi nya