Oleh :
Esaulitna Br Tarigan, Herni Serli Yanti Lase, Marthin Daniel Manurung,
Mercy Kharistin Zega, Novita Krisdayanti Tanjung, Ronaldo Eduard Saragih Napitu, Sri Handayani Tumangger
Penulis adalah Mahasiswa Semester VII Universitas Negeri Medan
***
Mahasiswa Universitas Negeri Medan telah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di salah satu desa yang berada di Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi Sumatera Utara yaitu Paropo I. Tulisan ini, ingin mengenalkan profil dan sejarah singkat Desa Parapo I yang merupakan hasil pemekaran dari Desa Paropo sesuai dengan peraturan Bupati Nomor 10 Tahun 2005 tanggal 10 Oktober 2005 tentang pembentukan Desa Paropo I.
Saat ini Desa Paropo I dipimpin oleh Hehe Raya Sihaloho yang menjadi Kepala Desa periode 2019-2025. Desa Paropo I merupakan salah satu dari 5 desa di wilayah Kecamatan Silahisabungan, yang terletak di pinggiran Danau Toba, kondisi sebagian tofografi desa berbukit dan miring dengan kemiringan antara 0° – 35°, ketinggian rata-rata antara 0 s/d 450 dpl daerah ini digolongkan dari sisi tipologinya yaitu daerah perladangan. Dari sisi tingkat perkembangannya dapat diklasifikasikan pada tingkat Swadaya. Desa Paropo I terdiri dari 3 dusun yaitu :
- Dusun I (Bonan Dolok, Sigiro, P. Batu dan Sihaloho)
- Dusun II ( Sidebang, Sidabariba dan Sidabutar)
- Dusun III ( Turukbayo, Tapian Tompil, Sipakkar, Komp. Impres, Kampung Baru, Hutatinggir, Binaga dan Pardaraan).
Batas Wilayah
Adapun Batas-batas Desa Paropo I sebagai berikut :
| – | Sebelah Utara | : Kabupaten Karo | |
| – | Sebelah Selatan | : Desa Paropo | |
| – | Sebelah Timur | : Danau Toba | |
| – | Sebelah Barat | : Hutan Lindung |
Letak desa Paropo I sangat strategis dikarenakan menghubungkan antara 2 kabupaten yaitu Kabupaten Karo dan Dairi. Desa paropo I mempunyai luas wilayah 1.062 hektar. Jumlah penduduk 348 KK dan 1,264 jiwa, yang terdiri dari beberapa suku/etnis yaitu Suku Batak Toba, Pakpak, Karo, Simalungun, Jawa dan Nias yang senantiasa hidup berdampingan dan rukun.
Jarak Desa Parop I ke Ibu Kota Kecamatan ± 8 Km, ke Kabupaten ± 52 Km dan ke Provinsi ±150 Km, jarak dengan Dusun ± 0 Km dan Dusun terjauh berjarak ± 1 Km. Desa Paropo I merupakan jalan lintas menuju Kecamatan Silahisabungan sehingga bentuk desa Paropo I memanjang mengikuti jalan.
Kehidupan Masyarakat
Mayoritas Masyarakat Paropo I memiliki mata pencaharian antara lain petani (Petani bawang) Desa ini memiliki iklim tipe B (Shmidt Ferguson) dan mempunyai musim penghujan dan kemarau. Hal tersebut mempunyai pengaruh langsung terhadap pola tanam yang ada di Desa Paropo I, selain itu masyarakat memiliki mata pencaharian sebagai pedagang, PNS/Pensiunan, pengusaha KJA dan penenun.
Kehidupan masyarakat Paropo I masih kental dengan tradisi peninggalan dari leluhur dimulai dari kelahiran/dewasa, pernikahan/berumah tangga dan kematian semua mempunyai upacara adat tertentu. Salah satunya yaitu upacara kelahiran (Maresek-esek), pemberian nama (Tardidi/Parupa-upaan) selain itu, tradisi keagamaan (hari-hari besar agama Kristen) dan syukuran atas kebersamaan (Pesta budaya dan acara natal bersama) masih dilakukan oleh masyarakat Paropo I.
Masyarakat Paropo I masih mempunyai jiwa kerja sama yang kuat dan rasa kegotong royongan yang masih dipertahankan, selain itu masyarakat Paropo I mempunyai jiwa yang ramah dan sangat hangat terhadap satu sama lain ataupun kepada pendatang. Rasa kegotong royongan jelas terlihat ketika Marsiadap ari yaitu saling membantu dalam hal mengerjakan pengolahan ladang. Masyarakat juga saling membantu jika terjadi kemalangan atau musibah dalam hal ini masyarakat akan mengumpulkan sumbangan kepada masyarakat yang lain dan akan diberikan kepada masyarakat yang mengalami musibah atau kemalangan untuk meringankan beban biaya.
Masyarakat Paropo I memiliki Marga Mayoritas yaitu (Silalahi) ini membuktikan bahwa masyarakat masih satu keturunan. Dari segi kesehatan masyarakat tergolong baik, terutama setelah adanya Poskesdes, posyandu dan perkumpulan lansia. Namun demikian pada musim atau bulan tertentu masyarakat mengalami influenza dikarenakan musim angin yang tidak biasa. Perokonomian masyarakat juga semakin baik sehingga keberadaan balita kurang gizi hampir tidak ada, dan sampai saat ini tidak ada masyarakat yang terpapar Virus Covid-19.
Desa Paropo mempunyai banyak potensi dapat dilihat dari Sumber Daya Manusia ataupun dari Sumber Daya Alamnya antara lain yaitu dari potensi danau, danau dapat menjadi mata pencaharian bagi nelayan selain itu juga yang dapat menarik perhatian di Paropo I masyarakat banyak menggunakan Keramba. Lalu potensi pertanian yang utama yaitu bawang selain itu padi,cabe, jagung, mangga dan alpukat, dan yang lebih menarik desa Paropo I mempunyai tempat Wisata yaitu Bukit Sihoddot Tobu, Binanga Parop I dan Danau. Jika ada waktu luang ataupun lagi mencari referensi tempat untuk jalan-jalan melihat alam, berkemah, memancing ataupun yang lainnya desa Paropo I bisa menjadi alternatif yang menarik dijamin kalian tidak akan menyesal telah mengunjungi tempat ini.














