BOGOR, ANALISA INDONESIA – Pembatasan kegiatan sosial kemasyarakatan dimasa PPKM Darurat tidak menurunkan semangat pegiat kemanusiaan untuk terus bergerak membantu pemerintah dalam mengatasi pandemic Covid-19. Kegiatan kolaborasi ini adalah wujud kegotong royongan antara swasta, pemerintah dan organisasi untuk mengatasi masalah pandemi di Indonesia.
Hal ini diwujudkan dalam kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2021, di sekretariat GOW di Gd Korpri Pemda Bogor. Masker yang sebelumnya diserahkan oleh donatur AICE kepada Metamorfosis, diserahkan kembali kepada organisasi yang terjun langsung kepada masyarakat yaitu Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang juga bermitra dengan PKK se-Kabupaten Bogor dengan disaksikan oleh Bapak Joanes Joko, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP).
Kegiatan berbagi masker diinisiasi oleh Metamorfosis, Relawan Kesehatan Masyarakat dan Duta Indonesia yang merasa penting melakukan kolaborasi bersama untuk mengatasi masalah pandemic. Tujuan dari kegiatan ini adalah penyerahan masker kepada perwakilan Lilis Ketua Umum GOW yang nantinya akan membagikan bersama PKK kepada masyarakat dari pintu ke pintu sambil mensosialisasikan protokol kesehatan 5M (Memakai masker, mencuci tangan, Menjaga Jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi).
Pada kesempatan itu hadir dari Joanes Joko, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden. Dalam paparannya, Joanes Joko sangat mengapresiasi kegigihan ibu-ibu dalam menerapkan prokes dengan cara berbagi masker, karena pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dan harus bersama-sama dengan organisasi, swasta dan masyarakat dan ini adalah gerakan yang sangat baik sebagai gerakan gotong royong, jangan lelah dan tetap semangat dalam memerangi pandemi ini.
Sofia sebagai direktur Metamorfosis mengatakan, sangat berterimakasih kepada KSP dan AICE yang sudah berkontribusi dengan mewujudkan ada-nya 24000 pcs masker untuk masyarakat. Harapannya masker ini dapat terdistribusi dengan baik dengan gerakan dari pintu ke pintu yang dibantu oleh Ibu-Ibu PKK yang langsung terjun ke masyarakat di Kabupaten Bogor sekaligus sosialisasi protokol kesehatan 5M.














