Breaking

Pemaanfaatan Tepung Kanji Pada Penderita Penyakit Maag

Oleh : Widya Ningsih Gea
Mahasiswa Prodi Pendidikan IPA B 2019 Universitas Negeri Medan

***

Penyakit asam lambung adalah gangguan pencernaan umum yang dapat membuat seseorang mengalami gejala seperti nyeri ulu hati, sensasi panas di dada, mulas, atau perut kembung.

Tepung tapioka yang dibuat dari ubi kayu mempunyai banyak kegunaan, antara lain sebagai bahan pembantu dalam berbagai industri. Dibandingkan dengan tepung jagung, kentang, dan gandum atau terigu, komposisi zat gizi tepung tapioka cukup baik sehingga mengurangi kerusakan tenun, juga digunakan sebagai bahan bantu pewarna putih.

Tepung tapioka memiliki kandungan karbohidrat yang lebih tinggi dibandingkan jenis tepung lainnya, serta kandungan serat yang dominan di dalam singkong. Menurut para ahli gizi kandungan serat di dalam makanan dapat memelihara kesehatan saluran pencernaan dan kalsium yang tinggi sangat penting untuk penguatan tulang.          

Tepung kaji atau tepung tapioka yang memiliki sifat merekat pada bagian tertentu mampu melapisi dan menebalkan dinding lambung sehingga dapat menjadi mekanisme dalam mengatasi kondisi penyakit maag yang dapat disebabkan oleh berbagai macam kondisi seperti telat makan, stres, pengaruh penggunaan obat obatan tertentu, konsumsi alkohol, hingga kebiasaan merokok.

Luka pada dinding lambung dapat disebabkan oleh berbagai hal mulai dari efek penggunaan obat obatan tertentu terutama obat golongan non steroid antiinflamation drug atau NSAID dalam jangka panjang seperti asam mefenamat, piroxicam, natrium diclofenak dan lain sebagainya, infeksi bakteri, dan terkikisnya dinding lambung oleh asam lambung. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya permasalahan yang lebih parah akibat luka pada dinding lambung adalah dengan menggunakan tepung tapioka yang membantu dalam melapisi bagian dinding lambung.

Faktor pemicu munculnya gejala pada penyakit maag disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Mengonsumsi makanan pedas atau berlemak yang dapat melemahkan LES atau katup penghubung antara kerongkongan dan lambung.
  • Pola makan buruk yang dapat memicu produksi asam berlebih dan naik ke kerongkongan.
  • Mengonsumsi makanan tidak higienis yang berisiko mengembangkan bakteri H.pylori di lambung.
  • Obesitas yang dapat memberikan tekananan pada sistem pencernaan akibat timbunan lemak perut.
  • Mengonsumsi alkohol yang dapat melemahkan LES atau katup penghubung antara kerongkongan dan lambung.
  • Mengonsumsi makanan bersifat asam yang dapat memicu kadar asam lambung meningkat.
  • Kebiasaan merokok yang akan mempengaruhi fungsi LES

Tepung tapioka dalam 100 gram terdapat kandungan karbohidrat 88,20 gram dan kalori sebanyak 363 kkal serta kadar pati 85% terdiri dari kadar amilaso 15,3% dan amilopektin 69,70%. hasil amilopektin dan amilaso akan menentukan sifat pati setelah mengalami pemanasan.

Semakin besar jumlah amilaso pada pati maka akan semakin besar jumlah air yang yang akan diserap dan gel yang terbentuk akan semakin cepat (Gardjito,Djuwardi & Hermayani,2013).

 Cara mengolah tepung kanji bagi penderrita maag sangat lah mudah. Penderita maag dapat membuat bubur dari tepung kanji ini sebagai pengganti nasi. Dikarenakan makanan dari tepung kanji ini sangat mudah dicerna dalam tubuh, sehingga penderita maag tidak merasakan kekosongan dalam perut. Cara mengolah tepung kanji sebagai berikut :

  1. Siapkan tepung kanji ½ kg untuk dimasak
  2. Kemudian tuangkan tepung kanji dalam wajan untuk dimasak
  3. Kemudian masak tepung kanji seperti bubur agar mudah dicerna
  4. Dan langkah terakhir yaitu menambahkan sedikit air agar tepung kanji tidak terlalu leket.

Sejauh ini, konsumsi makanan yang diolah dari tepung kanji memang dinilai lebih mudah dicerna, sehingga baik bagi penderita sindroma dispepsia. Banyak literatur menyebutkan juga, bahwa konsumsi makanan yang mengandung tepung kanji bisa mengurangi sensasi mual, kembung, dan perih yang kerap dialami penderita sindroma dispepsia. Namun, apakah konsumsi tepung kanji ini bisa menyembuhkan sindroma dispepsia, hingga kini masih belum ada uji klinis yang mendukung terkait hal ini. Belum ada juga studi memadai akan manfaat seduhan tepung kanji bagi penderita sindroma dispepsia.

DAFTAR PUSTAKA

Abdullah, Murdani & Gunawan, Jeffri. (2012). Dispepsia. Continuing Medical Education Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.Volume 2. (no.9). hal 647-651.

Andarmoyo, Sulistyo. (2013). Konsep & Proses Keperawatan Nyeri. cetakan 1. Jogjakarta : Ar-Ruzz Media.

Leave a Comment