Breaking

Resmikan Sarana KAT Kemensos Jalankan Nawacita Presiden

Resmikan Sarana KAT, Menteri Sosial Agus Gumiwang lakukan Belah Bambu (Foto: Kemensos)

LANDAK , ANALISA INDONESIA – Salah satu program Nawa cita Presiden Joko Widodo adalah membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka sarana dan persatuan.

Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam membangun Indonesia menjadi Negara yang berdaulat, dan sejahtera, salah satu upayanya  seperti yang dilakukan oleh Kementerian Sosial pada 15 November 2018 lalu.

1. Mensos meresmikan sarana KAT

Resmikan Sarana KAT, Menteri Sosial Agus Gumiwang lakukan Belah Bambu (Foto: Kemensos)

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Sarana Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Lokasi Komunitas Adat Terpencil Bolokng Dusun Belangiran, Desa Kumpang Tengah, Kec. Sebangki, Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dengan diresmikannya sarana KAT ini, Kemensos mengharapkan warga KAT semakin terbuka aksesnya terhadap pelayanan sosial sehingga dapat kehidupan yang setara dan sejahtera.

2. Buka Akses Dunia Usaha Membangun Indonesia

Kementerian Sosial membuka kesempatan kepada dunia usaha untuk membangun Indonesia melalui Kemensos (Foto: Kemensos)

Dalam kesempatan itu, Menteri Sosial juga membuka pintu selebar-lebarnya bagi pihak swasta yang ingin memberikan bantuan membangun Indonesia melalui Kementrian Sosial. Salah satu contohnya adalah kerjasama Kementerian Sosial dengan Indomaret.

Menteri Sosial menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat, pemerintah daerah dan dunia usaha atas keikutsertaan dalam mewujudkan program tersebut.

“Pengumpulan donasi masyarakat oleh Indomaret ini merupakan konstribusi dunia usaha dan masyarakat dalam menyukseskan program pemerintah hususnya dalam pemberdayaan KAT. Saya juga mengajak Indomaret dan juga perusahaan lainnya untuk menggunakan dana CSR perusahaan bagi pembangunan kesejahteraan sosial,” ungkapnya.

3. Pelayanan Sosial Dasar

Sarana dan prasarana yang dibangun di setiap lokasi KAT meliputi Sarana Air Bersih, Drainase dan Balai Sosial (Foto: kemensos)

Fokus Kemensos dalam pemberdayaan KAT yaitu menempatkan warga KAT sebagai subjek pemberdayaan. Kebijakan pemberdayaan KAT diarahkan pada peningkatan jangkauan dan kualitas pemberdayaan social KAT, Penguatan SDM, sosial, budaya ekonomi dan lingkungan.

“Kementerian sosial juga mendorong peran pemerintah daerah, masyarakat dan dunia usaha untuk turut mendukung upaya pemberdayaan KAT,” tambahnya.

Lokasi Blokng Dusun Belangiran mendapat program pemberdayaan KAT pada 2016 berupa pembangunan rumah sederhana (pemukiman sosial) sebanyak 40 unit.

“Mereka sudah memiliki KTP dan Kartu Keluarga dengan tercatatnya data mereka di Dinas kependudukan dan catatan sipil maka membuka akses mereka terhadap program perlindungan sosial seperti PKH dan rastra, serta bantuan subsidi lainnya,” katanya.

Sarana dan prasarana yang dibangun di setiap lokasi KAT meliputi Sarana Air Bersih, Drainase dan Balai Sosial.

4. Pendamping

Di setiap lokasi KAT diberikan pendampingan intensif oleh pendamping lokal dan Profesional. Pendamping lokal adalah warga setempat atau tokoh yang dianggap mampu berkomunikasi dengan warga KAT. Pendamping Profesional adalah sarjana yang berpengalaman.

Pendamping Profesional dilokasi Bolokng KAT 2017 adalah Ria Anggraini dan kades sebagai pendamping lokal.

5. Bantuan Pelanggan

Penggalangan dana pelanggan Indomaret dilaksanakan diseluruh gerai indomaret pada periode 01 agustus sampai 31 Oktober 2017, dana hasil Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) didistribusikan ke lokasi KAT sebesar Rp2,1 miliar.

Dana yang telah disalurkan oleh pemerintah dibagi menjadi tiga titik lokasi KAT. Yaitu di Piloheluma, Desa Padengo, Kecamatan dengilo.  Lokasi kedua di selage Desa Lebin, Kecamatan Ropang.  Lokasi Ketiga, di RT 05 Blokng, Dusun Belarangin Desa Kumpang Tengah, Kecamatan. Sebangki.

Leave a Comment